Tips Untuk Pemakaian Laptop
laptoop adalah komputer mobile, sangat praktis dibawa kemana-mana, tetapi kita juga harus mengetahui cara pemakaian Lapptop yang benar agar laptop lebih tahan lama dan kinerjanya tetap baik.
Ada beberapa saran agar laptop yang anda pakai bisa awet dan tahan lama antara lain :
1. Kenali Spek Laptop Anda
Dengan mengenal spesifikasi laptop anda, anda bisa mengetahui program apa yang dapat di install kedalam laptop anda. Jangan menginstal Program yang berat dan membutuhkan memori dan daya kerja prosessor menjadi berat, hal itu akan mengakibatkan processor akan cepat bertambah panas dan hasilnya dapat membuat processor menjadi rusak.
2. Lamanya Pemakaian Laptop
Pemakaian laptop yang lama akan mengakibatkan panas pada komponen laptop anda, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada komponen komputer anda. Gunakan software untuk menampilkan suhu temperatur Hardisk, Processor anda. dengan software tersebut akan memperingatkan anda bila temperatur sudah melewati temperatur Normal nama Softwarenya PC Wizard 2008. Bila anda mendapatkan peringatan temperatur komponen komputer anda sudah melalui batas normal simpan pekerjaan anda dan matikan laptop anda.
3. Pemakaian Laptop Terhubung dengan Listrik
Bila anda memakai laptop dengan daya listrik (Bukan Batrai) sebaiknya anda melepaskan batre laptop anda agar daya tahan batre akan semakin lama. Karena bila laptop tersambung ke Listrik maka pada laptop terjadi proses charger batre dan daya yang di pakai oleh leptop adalah daya baterai jadi baterai tetap mengisi selama pemakaian.
4. Gunakan Fan Pendingin
Bila pekerjaan anda membutuhkan waktu yang lama tidak bisa di hentikan, gunakan fan pendingin, agar komponen laptop anda tetap pada suhu normal, sehingga tidak terjadi kerusakan pada komponen komputer anda.
5. Monitor Laptop
Monitor LCD Laptop mempunyai waktu batas pemakaian biasanya setelah pemakaian sekitar 350000 jam maka LCD monitor laptop akan buram dan tidak fokus, jadi kalau laptop di hidupkan dan harus ditinggal sebentar sebaiknya layar monitor Laptop di matikan dengan menggunakan FN (Function) Monitor (Pengalihan Layar monitor LCD laptop ke VGA Out)
6. Pemakaian Laptop
Pemakaian laptop hendaklah stabil jangan ada goncangan atau bergerak-gerak dan berpindah-pindah pada saat laptop dioperasikan, karena guncangan dapat mengakibatkan head track hardisk yang sedang membaca data akan menggores piringan Hardisk sehingga dapat mengakibatkan Bad sactor, dengan demikian akan mengakibatkan kerusakan hardisk, sehingga data anda yang ada di laptoppun akan hilang.
7. Penyimpanan yang aman
Simpanlah laptop anda di tempat yang aman agar jangan terkena debu atau air, karena debu atau air dapat mengakibatkan kerusakan pada laptop anda.
8. Pastikan pada saat anda hendak menghubungkan laptop anda ke listrik posisi laptop anda mati, supaya jangan terjadi kejutan listrik pada batrai, karena ketika laptop anda sedang beroperasi batrai sedang bekerja memberikan daya kepada laptop anda dan bila tiba2 terjadi hubungan ke listrik akan memberikan kejutan daya listrik pada batrai sehingga membuat batrai anda daya tahannya akan melemah.
9. Bila laptop anda mengalami kerusakan, hendaklah anda membawanya ke service centernya, jangan membawa ketempat service sembarangan.
10. Jauhkan laptop anda dari anak-anak
Sekian dulu semoga bermanfaat
Tips Untuk Pemakaian Laptop
Sabtu, 21 Agustus 2010
Cara Update BIOS
Cara Update BIOS
Update Bios bisa dilakukan under windows maupun under dos. Update yang paling gampang menggunakan utility under windows seperti winflash.
Tetapi update under windows biasanya sering terjadi error apabila ada program yang mengakses informasi dari BIOS. Terlebih untuk flashing BIOS Mod tidak disarankan under windows karena bisa terjadi error.
Langkah yang paling safe menurut saya adalah under DOS dengan windows 98 DOS.
Pada toturial kali ini akan dibahas update BIOS pada AMI Bios under dos. Beberapa hal yang perlu disiapkan:
1. File BIOS yang akan digunakan untuk update, sesuaikan dengan jenis motherboard anda
2. Program flashernya yaitu AFUDOS (Klik to Download)
3. Bootable Flash disk
4. UPS
Membuat Flash disk bootable
Flash disk digunakan untuk meload DOS sistem sehingga dapat digunakan untuk update. Untuk membuatnya siapkan program berikut ini:
1. HP USB TOOL (Klik to Download)
2. msdossystem (Klik to Download)
Buat USB Bootable Disk terlebih dahulu
* Install HP Format USB Utility
* Jalankan software HP Format USB Utility
* Download file MS Dos File System
* Extract dan taruh filenya di tempat dimana saja
* Jalankan software HP Format USB Utility
* Format USB anda dan centang “Create a DOS startup disk” serta centang “using DOS system Files located at” dan arahkan file msdos system files yang terdapat di folder tempat anda menyimpan
hpusb
* Klik Start jika sudah siap. Tunggu sampai proses selesai
* Copy file BIOS dan AFUDOS ke dalam flash disk agar mudah copy saja di bagian root direktory
* Pasang USB Flashdisk yg telah siap booting sebelum komputer dihidupkan
* Masuk ke Bios dengan menekan “DEL” ketika komputer baru dinyalakan
* Masuk ke menu “Advance BIOS Feature”
* Pilih “Hardisk boot priority”, lalu jadikan Flashdisk anda boot prioritas no. 1 dgn tombol ‘+’ atau ‘-’ pd keyboard
* Simpan konfigurasi BIOS ini dgn menekan tombol ‘F10′, lalu tekan ‘Y’ (Yes), lalu enter
* Komputer akan restart, dan biarkan hingga masuk ke DOS Operating System
Update Bios
Setelah masuk ke DOS Prompt ketikan :
* AFUDOS nama file bios /p /b /n /c
* Tunggu prosesnya sampai selesai jangan sampai PC mati atau di restart untuk itu gunakan UPS agar proses update lancar dan tidak terhenti. Prosesnya memakan waktu sekitar 3 menit.
Catatan :
program flasher AFUDOS harus bernama AFUDOS agar bisa dieksekusi
Clear Cmos
Clear Cmos
Pernahkah anda mengalami komputer anda pada saat di hidupkan tidak mau dan restart kembali, atau pada saat telah masuk system windows tidak membaca komponen komputer seperti VGA, Mouse, Hardisk, Sound Card dll.
Seperti kita ketahui CMOS merupakan memory tempat menyimpan data hardware atau komponen komputer yang terpasang di dalamnya, bila CMOS tidak bekerja dengan normal maka pengoperasian komputer akan mengalami gangguan.
Hal-hal yang membuat CMOS tidak bekerja dengan normal antaralain di sebabkan :
1. Kemungkinan Batre CMOS telah lemah, sehingga tidak dapat lagi mensupord daya pada CMOS pada saat komputer mati.
2. Kebiasaan pemakaian peralatan seperti USB Flash Disk, External Hardisk yang langsung di cabut tanpa Safely Remove Hardware, mengakibatkan software yang terpasang dan di data oleh CMOS akan tersimpan dan pada saat komputer di hidupkan lagi CMOS tidak menemukan data Hardware tersebut.
3. Kemungkinan akibat serangan virus yang menyerang regystry windwos yang berhubungan dengan CMOS sehingga antara CMOS dan windows tidak synkron.
4. Akibat terlalu seringnya komputer di matikan tanpa Shutdown, yang mengakibatkan system tidak menyimpan setting CMOS, dan CMOS siap untuk menyimpan setting komponen karena dimatiin mendadak.
Bila CMOS terganggu maka pemakaian komputer tidak stabil, walaupun seluruh komponen komputer tidak rusak.
Untuk mengatasi hal tersebut anda harus melakukan perbaikan CMOS dengan cara membuang semua memory yang tersetting pada CMOS.
Caranya :
1. Pastikan Komputer anda sudah tidak terhubung ke jaringan listrik.
2. Buka CPUnya
Clr Cimos3. Setelah cover CPU di buka lihat pada mother board anda Soket Jumper dengan tulisan CLR CMOS (Seperti terlihat pada gambar diatas, biasanya jumper setting tersebut dekat batry CMOS
4. Pin 1 dan pin 2 bila di jumper berarti posisi Normal. cabut jumper dan pindahkan untuk menjumper antara pin 2 dan pin 3.
5. Setelah anda jumper pin 2 dan pin 3, hidupkan komputer, dan biarkan selama setengah menit, kemuidian matikan kembali.
6. Setelah komputer mati, kembalikan lagi posisi Jumper Setting keposisi jumper pin 1 dan 2.
7. Hidupkan komputer, maka komputer akan meminta anda untuk mensetting Bios, tekan F1 atau Del (Tergantung perintah dari jenis Mother Boardnya)
8. Pilih setting Bios ke Optimise Default system Bios. kemudian tekan F10 untuk menyimpan ke memory Bios serta keluar.
9. Komputer akan Restart kembal dan Bekerja secara normal.
10. Bila komputer telah bekerja dengan normal, Shutdown kembali komputer, dan tutup Cover komputer.
Selamat mencoba, dan mudah2an bermanfaat.
Tanda Bunyi Beep
Tanda Bunyi Beep
Dalam saat pengoperasian komputer bila ada masalah biasanya komputer akan memberikan kode atau tampilan kepada kita. seperti halnya tanda bunyi
Arti tanda2 bunyi pada komputer antara lain :
A. Kode beep Award Bios
1. Bunyi beep 1 kali dan panjang ; Ada masalah di Memory, kemungkinan memory kendur, segera di kencangkan.
2. Bunyi beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek ; Kerusakan di modul DRAM Parity memory, Ganti memorynya dengan yang baru.
3. Bunyi beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek ; Ada masalah di VGA, periksa vga kemungkinan kendur, kalau sudah di kencangkan ternyata masih juga bunyi, segera ganti VGA Cardnya.
4. Bila Bunyi beep terus menerus ; ada kerusakan di modul memory atau memory video card; harus segera di ganti.
Kode Beep Ami Bios
1. 1 kali beep pendek; DRAM gagal merefresh
2. 2 kali beep pendek ; Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3. 3 kali beep pendek ; BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
4. 4 kali beep pendek ; Timer pada sistem gagal bekerja
5. 5 kali beep pendek ; Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6. 6 kali beep pendek ; Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7. 7 kali beep pendek ; Video Mode error
8. 8 kali beep pendek ; Tes memori VGA gagal
9. 9 kali beep pendek ; Checksum error ROM BIOS bermasalah
10. 10 kali beep pendek ; CMOS shutdown read/write mengalami errror
11. 11 kali beep pendek ; Chache memori error
12. 1 kali beep panjang 3 kali beep pendek ; Conventional/Extended memori rusak
13. 1 kali beep panjang 8 kali beep pendek ; Tes tampilan gambar gagal
Semoga bermanfaat
Sistem PC tidak menyala ketika VGA onboard diganti dengan VGA Card
Sistem PC tidak menyala ketika VGA onboard diganti dengan VGA Card
Ketika anda hendak mengganti VGA Card anda yang On Board untuk menggunakan VGA Card, setelah anda pasang dan anda hidupkan komputer, komputer tersebut tidak mau nyala, bahkan tidak ada tanda bunyi dari komputer sebagai pesan kesalahan.
Mengapa terjadi demikian? karena sebelum anda mengganti vga on Board andda dengan VGA Card sistem default bios komputer menggunakan vga on board sebagai primary VGA. Jadi ketika anda memasang VGA Card anda dan menghidupkan komputer anda maka komputer anda tidak akan hidup sama sekali.
Untuk mengatasi hal tersebut, matikan komputer anda, lalu pindahkan kabel VGa Monitor dari VGA Card, pasang kembali ke soket VGA On Board, kemudian hidupkan kembali komputer anda.
Pada saat komputer boot, anda harus masuk ke system bios, kemudian setting bios anda agar menon aktifkan VGA On Board, dan menjadikan VGA Card menjadi default Video Card. setelah anda setting simpan setting bios kemudian keluar dari system Bios.
Matikan komputer anda, kemudian pindahkan lagi kabel VGA monitor dari soket VGA Onboard ke soket VGA Card. setelah anda lakukan hidupkan komputer anda maka system akan bekerja, dan akan tampak pada layar monitor anda. Jangan lupa menginstal driver VGA Card anda
Selamat mencoba
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Komputer Tidak Mau Hidup
Komputer Tidak Mau Hidup
Sering kita mendapati masalah, pada saat komputer di hidupkan tidak ada tampilan di layar monitor, atau tampil beberapa saat kemudian Hang (Berhenti), ada beberapa cara yang akan saya bahas untuk mengatasi masalah tersebut :
Bila menghadapi hal tersebut janga terburu-buru untuk membawanya ke servis, coba ikuti langkah-langkah berikut :
Pemeriksaan Pengkabelan
* Periksa kabel sambungan dari Listri AC ke komputer anda, kemungkinan kendur atau tidak terpasang sama sekali.
* Periksa kabel power monitor dan kabel video yang terhubung ke soket VGA komputer sudah terhubung dengan baik atau tidak.
* Periksa pin dari kabel konektor VGA monitor, apakah ada pin yang bengkok atau tidak, Jika memang ada yang bengkok coba luruskan dan tancapkan lagi ke slot VGA Card CPU lalu hidupkan komputer anda.
* Periksa sambungan kabel dari power supply ke mother board, mungkin kendur atau tidak terpasang.
Pemeriksaan Hardware
Bila sambungan kabel sudah tersambung dengan benar, tetapi komputer anda tetap tidak mau hidup maka berikutnya anda dapat melakukan pemeriksaan hardware di dalam CPU anda.
* Periksa Monitor komputer, apakah lampu powernya menyala atau tidak, kalau lampu power monitor tidak menyala berarti monitor anda ada masalah atau rusak, anda harus menservisnya.
* Periksa power supply anda, untuk mengeceknya hubungkan kabel warna hijau dengan kabel warna hitam, bila kipasnya hidup maka powernya masih bagus.
* Periksa tegangan Power Supply, tegangan power supply ada dua yaitu 12 volt dan 5 volt, coba periksa kabel merah dengan kabel hitam dengan multi tester, bila ternyata tegangannya kurang dari 12 dan 5 volt berarti power supply harus di ganti.
* Bila ternyata power supplynya masih bagus, bila komputer di hidupkan fan power supply dan fan pendingin Processor bekerja tapi komputer tidak mau hidup, matikan komputer anda, lepaskan fan processor, kemudian hidupkan kembali selama 1 menit, coba pegang processor, bila processor terasa hangat berarti processor masih bagus, tetapi bila processor tidak panas berarti processor anda telah jebol perlu diganti.
* Bila porcessor anda masih bagus, tapi komputer tidak mau nyala, periksa Memory anda, caranya bila anda memiliki dua komputer yang menggunakan memory yang sejenis coba pasang ke komputer tersebut, bila komputer tersebut tidak hidup setelah menggunakan memory tersebut, berarti memory tersebut rusak, anda harus mengganti memory
* Bila ternyata memorynya masih bagus tapi komputer tersebut tidak mau nyala, periksa VGA Card anda (Bila menggunakan VGA Card), coba test vga Card anda ke komputer lain, bila komputer tersebut tidak mau nyala, maka anda harus mengganti vga card anda karena vga card tersebut rusak.
* Bila VGA Cardnya masih bagus tapi komputer anda tidak mau hidup, coba lakukan Clear Bios, dengan cara menjamper pin dari posisi Normal ke posisi Clear, setelah anda jumper ke posisi Clear, hidupkan komputer anda selama beberapa detik, kemudian matikan komputer anda dan cabut kabel power listrik dari CPU, kembalikan posisi jumper ke posisi Normal, sambung kembali kabel power ke CPU anda dan hidupkan komputer anda.
* Bila setelah melakukan Clear CMOS ternyata komputer anda tidak juga mau hidup, mungkin salah satu komponen komputer anda seperti, CD Room, Hardisk mengalami kerusakan atau korslet di bagian mekanik atau elektriknya. coba cabut hubungan dengan komponen tersebut. Setelah anda mencabut komponen yang terhubung di komputer tersebut kemudian anda hidupkan komputer dan komputer anda mau hidup berarti ada salah satu dari komponen tersebut rusak. Matikan komputer anda dan coba sambungkan ke komponen komputer satu persatu sampai anda mendapatkan komponen mana yang rusak tersebut. Dan bila ketemu komponen yang rusak tersebut, segera ganti komponen anda atau bawa ketempat service.
* Bila ternyata semua komponen komputer dalam kondisi bagus tetapi komputer anda tetap tidak mau hidup berarti chipset komputer anda atau Motherboard anda rusak, Silahkan ganti motherboard anda atau bawa ke tempat service distributor Motherboardnya.
Pemeriksaan Driver
* Periksa Driver Instalasi komponen komputer, terutama Driver VGA Card, bila Driver vga card anda tidak cocok dengan system VGAnya maka akan terjadi conflik sehingga komputer anda tidak mau bekerja atau Hang.
* Bila anda mengupdate Bios, tapi bios yang anda update tidak cocok dengan system motherboard maka komputer anda tidak akan hidup, anda harus mengganti update bios tersebut ke posisi standardnya. Hati-hati dalam mengupdate bios, kalau ternyata bios tidak cocok maka komputer tidak akan dapat membaca komponen komputer anda termasuk hardisk dan usb, sehingga anda harus mengganti chipset bios bila ada yang jual, kalau tidak ada yang jual maka anda terpaksa harus mengganti motherboard anda.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
TIPS Mengatasi Masalah Pada Komputer
TIPS Mengatasi Masalah Pada Komputer
Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.
Masalah Pada Power Supply
Gejala : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
Masalah : Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
Solusi : lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.
Masalah Pada Mother Board
Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS
Masalah Pada Harddisk
Gejala : Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.
Gejala : Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas
Gejala : harddisk bad sector?
Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software…..Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector….pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.
Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW
Gejala : Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi :
1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud
(langkah-langkah diatas secara lengkap dapat anda temukan di e-book “Metode perbaikan komputer cepat dan akurat” dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi member perbaikankomputer.com
Masalah BIOS
Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Berikut Pesan kesalahan BIOS
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 – Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut
Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.
Semoga Bermanfaat
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Tips Merawat CD/DVD/HD-DVD/Blu-Ray Supaya Lebih Awet
Tips Merawat CD/DVD/HD-DVD/Blu-Ray Supaya Lebih Awet
Compact Disk (CD) telah menjadi media penyimpanan yang umum digunakan baik untuk menyimpan data sementara dan dapat dibawa dengan mudah atau portable maupun sebagai media media penyimpanan data backup.
Walaupun kegunakaan CD agak tergeser dengan adanya DVD, HD-DVD dan bahkan Blu-Ray, namun keempat media penyimpanan ini masih memiliki kualitas yang hampir sama -perbedaan hanya terletak pada kapasitas penyimpannya. DVD, HD-DVD dan Blu-Ray berkapasitas lebih besar dibandingkan CD. Tetapi cara penggunaan / penyimpanan / perawatannya tetaplah sama.
Berikut ini Tips merawat CD dan DVD:
1. Perhatikan Warna Lapisan Pemantul
Agar CD dan DVD saat ditulis dan dibaca tidak mengalami masalah, Anda dianjurkan mencari CD/DVD yang lapisan pemantulnya berwarna silver (perak) atau agak keemasan. Anda jangan pernah memilih pemantul yang berwarna-warni (biru, merah apalagi hitam). Sebab lapisan pemantul ini berperan dalam pembacaan data dari CD/DVD yang telah ditulis. CD/DVD yang berwarna-warni kemungkinan tidak ada kendala saat penulisan (write) oleh CD/DVD burner, namun ada kemungkinan akan susah saat dibaca.
2. Bakar Di Bawah Kecepatan Maksimal.
Bakarlah (burn) CD/DVD yang Anda beli dibawah kecepatan maksimal yang tercantum di software burner (NERO, ROXIO, dsb). Jangan pernah percaya tentang kecepatan maksimum yang tertulis di label CD/DVD. Sebab meskipun tertulis 52x, tapi seringkal setelah dianalisa oleh CD/DVD burner melalui software burner, biasanya nilai tulis itu akan turun. Untuk kebutuhan kompatibiitas pembacaan, pilih kecepatan burning 10x/12x saja -walaupun hal ini akan berdampak pada waktu proses pembakaran. Selain itu, hal ini juga dapat mengantisipasi apabila CD/DVD tesebut akan dibaca dari device CD/DVD ROM dengan spesifikasi baca (read) lebih rendah -yang masih banyak digunakan.
3. Isian Data Jangan Sampai Full
Usahakan ketika pengisian data jangan sampai full, berilah ruang kosong (free space) beberapa mega byte.
4. Simpan Dalam Plastik Khusus
Setelah dibakar/dibaca, usahakan CD/DVD disimpan ke dalam plastik khusus untuk menghindari debu atau goresan. Simpan CD/DVD ditempat yang kering dan gelap, usahakan jangan lembab atau terkena sinar matahari langsung karena akan merusak lapisan pemantul sehingga CD/DVD sulit dibaca.
5. Jangan Ditekan
Jangan menulis label CD/DVD dengan pulpen, usahakan dengan spidol permanent pada bagian labelnya.
6. Perhatikan Cara Membersihkannya
Sebelum dimasukan untuk dibaca usahakan CD/DVD dibersihkan dari debu dan gunakan kain halus yang biasa untuk membersihkan kacamata. Hindari penggunaan tissue ala kadarnya atau baju untuk membersihkannya, hal ini guna menguhindarimunculnya goresa pada disk yang menyebabkan CD/DVD tidak dapat dibaca.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Merawat Printer Agar Tahan Lama
Merawat Printer Agar Tahan Lama
Printer adalah media cetak, banyak jenis printer yang beredar dari yang Pita, Cartridge sampai toner, sebagai alat pencetak maka printer sangatlah penting. Sering orang mengalami hasil kwalitas cetakan kurang bagus dan yang disalahkan adalah kwalitas tintanya tidak bagus, padahal belum tentu kwalitas tintanya yang tidak bagus, mungkin karena printernya sudah tidak baik lagi.
Ada beberapa tips untuk merawat printer agar printer tetap dengan hasil kwalitas yang baik dan lebih tahan lama, antara lain :
* Pakai Printer secara teratur dan berkala
Permasalahan yang paling sering kita hadapai adalah kwalitas cetak yang buruk, ada garis putih yang melintang , warna yang hilang atau tinta tidak keluar sama sekali.
Dengan pemakaian Printer yang teratur, maka kita tetap menjaga agar tinta mengalir dan membasahi permukaan nozzle. Apabila kita jarang memakai printer, usahakan minimal tiap 1 minggu sekali kita melakukan test print.
Dengan demikian dapat mencegah agar tinta tidak kering pada permukaan nozzle.Jika anda tidak melakukan ini, maka head printer anda akan lebih cepat buntu, dan ini berlaku untuk semua merk inkjet printer.
Tips : Anda bisa letakkan catatan kecil di depan monitor anda untuk mengingatkan agar selalu melakukan pencetakan setiap minggu secara rutin, baik untuk warna hitam maupun warna yang lain.
misalnya : lakukan pencetakan halaman web yang kaya warna atau foto ukuran kecil yang kaya warna. Cara ini lebih efisien dari pada anda melakukan head cleaning pada printer anda.
* Matikan Printer Jika Tidak Digunakan
Jangan lupa untuk selalu mematikan printer jika tidak digunakan. Hal ini akan mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.
Penting : matikan Printer dengan on/off button pada printer anda, jangan mematikan dengan cara mencabut kabel printer anda. Karena bila anda mematikan dengan on/off button, akan mengaktifkan mekanik capping yang akan membantu untuk mencegah nozzle mengering.
* Bersihkan Kotoran dalam Printer
Bersihkan bagian dalam printer setiap satu atau dua minggu, tergantung seberapa sering dan seberapa banyak Anda menggunakan printer. Hal ini akan menjaga kemampuan printer Anda dalam mencetak. Jangan lupa mengamati apakah ada benda-benda yang tertinggal di dalam printer seperti penjepit kertas dan sebagainya. Jangan simpan printer di tempat berdebu atau penuh serangga. Jika memang tempatnya berdebu, ada baiknya bungkus printer dengan plastik untuk melindunginya dari kotoran.
Penting : Jangan pakai Vacuum Cleaner untuk membersihkan printer, dapat mengakibatkan short/korsleting dan terbakar pada board di dalam printer.
Tips : Jika anda tinggal di tempat yang berdebu, pakailah cover printer agar printer anda lebih terhindar dari debu, cover dapat berupa plastik atau kain.
* Jagalah Cartridge dengan Baik Ketika Mengganti Tinta
Cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus. Benda ini mungkin rusak jika diperlakukan sembarangan. Bisa jadi sinyalnya dengan komputer menjadi putus atau hasil cetakannya buruk. Karena itu, perlakukan cartridge dengan hati-hati.
Jangan menyentuh bagian elektrik dari cartridge seperti chip maupun head dengan menggunakan jari anda, karena listrik statis pada tubuh terkadang dapat merusak komponen, apabila terpaksa membersikan gunakan kertas tissue dengan kualitas baik, karena kertas tissue dengan kualitas jelek justru akan meninggalkan partikel kertas dan berpotensi menyumbat nozle head.
* Jika menggunakan tinta refill pastikan menggunakan refill kualitas baik, jangan mengisi cartridge terlalu penuh karena dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada cartrdige dan dapat merembet pada motherboard printer.
* Gunakan Diagnostic Tools
Seluruh printer mempunyai software pertolongan tentang bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. Sediakan waktu mempelajarinya. Mungkin saja informasi yang disediakan bisa menolong Anda mengatasi permasalahan dalam printer Anda.
* Matikan Printer Jika Gagal Mencetak
Kegagalan dalam mencetak atau error message yang kadang muncul, terkadang bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya sedikitnya selama sepuluh menit. Setelah itu, masukkan lagi kabel daya tersebut pada colokannya, nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali. Cara seperti ini seringkali mampu mengatasi kegagalan mencetak dengan baik.
* Cara Mengeprin
Saat mencetak pastikan kertasnya tidak berlipat-lipat melainkan gunakan kertas yang masih halus, sebab jika tersangkut dapat merusak roller pada printer
* Memilih Cartridge
Banyak produsen yang menawarkan tinta revile atau Cartridge, hati-hati jangan anda menggunakan tinta revile atau Cartridge revile yang tintanya mudah membeku, karena tinta akan menutup head print. Karena tidak semua jenis printer yang haed printnya ada di Cartridge, seperti printer Epson head printnya ada di Mesinnya
* Lain-lain
Jangan membiarkan printer anda kosong tanpa cartridge dalam jangka waktu yang lama, sebab dapat menyebabkan print head menjadi kering.
Perhatikan wastepad (buangan tinta) printer anda, ganti wastepad atau gunakan pembuangan luar sehingga tinta tidak akan meleber di dalam printer.
Jangan pernah membuka cassing printer, karena komponen printer hanya bisa di service oleh orang yang benar-benar sudah memahami.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Printer Tidak Bekerja?
Printer Tidak Bekerja?
Dalam penanganan masalah printer mungkin merupakan sebuah masalah yang penting. Dimana printer merupakan sebuah peralatan yang penting untuk mencetak dokumen agar dapat dikirim atau dibaca orang lain, atau juga membuat formulir isian. Untuk melacak masalah kerusakan printer bisa sesuatu yang sederhana untuk melacak seperti kabel yang longgar atau hanya kehabisan tinta, Artikel ini melihat pada beberapa daerah yang perlu kita perhatikan bila ada teriakan … “Aku tidak dapat mencetak”!
A. Mengenai printer itu sendiri:
Baca buku petunjuk Printer tersebut
Pertama, menemukan dan membaca manual yang disertakan bersama printer. Jika Anda tidak dapat menemukannya maka Anda mungkin dapat men-download file Acrobat pdf manual dari website produsen. Hal ini bisa menghemat banyak waktu!
Mengaktifkan Printer
Pastikan printer sudah dihidupkan. Apakah ada lampu berkedip-kedip yang dapat menunjukkan adanya masalah? Bisakah Anda memperbaiki masalah tersebut dengan mematikan printer dan menghidupkannya kembali? Apakah ada pengaturan yang telah diubah – baca manual sebelum mengubahnya.
Beberapa hal yang penting pada masalah Printer
1. Jika Printer telah dihidupkan tetapi lampu power printer tidak menyala, periksa power supply printer, kemungkinan trafo atau komponen lain pada power supply rusak.
2. Bila setelah printer dihidupkan lampu power berkedip, periksa apakah ada kertas yang menyangkut pada drum printer sehingga menimbulkan kemacetan printer.
3. Periksa kertas dupleks yang berfungsi untuk membersihkan cartridge, apakah sudah penuh dengan tinta, bila sudah penuh maka tinta yang beku pada kertas dupleks tersebut akan merusak head printer tersebut.
4. Bila kertas anda sangkut pada saat mengeprint, jangan ditarik paksa, cobalah menarik dengan pelan dan lembut, bila anda menarik dengan paksa maka drum printer dapat menjadi kendur sehingga mengakibatkan printer tidak dapat mengambil kertas print lagi.
5. Jika kualitas print anda buruk, periksa apakah tinta anda sudah habis atau belum, sebagian printer memiliki software untuk menampilkan keadaan tinta pada cartridge.
6. Bila ternyata cartridge anda tintanya masih ada tapi tidak dapat mengeprint dengan baik, lakukan pembersihan haed printer dengan cara melakukan clean cardtridge dari software bawaan printer anda tersebut.
Pemeriksaan Secara Manual
Kebanyakan printer memiliki “self-test” fasilitas diagnostik yang dapat dimulai dengan menekan tombol utama pada printer – periksa atau baca pada buku manual printer.
Apakah printer membuat suara-suara yang aneh? Hal ini bisa menunjukkan adanya kegagalan mekanis dan harus di lakukan perbaikan ke tempat spesialis perbaikan printer.
Selain itu kemungkinan lain yang membuat printer anda tidak bekerja mungkin kabel power printer anda tidak baik, coba periksa dengan mengganti kabelnya
B. Pada Komputer
Setelah kondisi Printer di cek, apakah masih ada masalah? Maka coba untuk memeriksa software (artikel ini mengacu ke Windows XP Pro sistem operasi tetapi versi Windows sebelumnya memiliki sifat yang serupa).
Periksa Daftar dokumen yang diprint
Jika sebuah dokumen telah anda print “terjebak” dalam dalam daftar antrian maka Anda mungkin akan melihat ikon printer pada system tray di ujung kanan taskbar. Jika demikian, klik untuk melihat status printer dan pelaksanaan pekerjaan saat ini akan ditampilkan. Hapus (Delete) daftar dokumen yang anda print dari daftar dokumen yang anda print dan coba mengeprint dokumen tersebut lagi.
Periksa Printer Properties
1. Jika printer anda mencetak karakter aneh kemungkinan pada PC ada kesalahan, printer atau driver tidak benar. Bahkan perbedaan pada nomor model bisa membuat semua perbedaan – jika Anda memiliki HP DeskJet 640C kemudian pastikan printer diinstal dengan model 640C nukan driver 650C.
2. Jika Anda memiliki lebih dari satu printer yang diinstal pada PC pastikan bahwa aplikasi (misalnya Word) memilih printer yang benar – klik pada File> Print, kemudian centang kotak Nama. pilih printer dengan menggunakan daftar drop-down.
3. Bila tidak ada daftar printer pada pilihan, Buka properti printer dengan klik Start> Settings> Printer dan faks. Printer harus terdaftar di sana. Jika printer tersebut yang biasa Anda gunakan anda harus ditandai dengan tanda tanda default. Klik kanan dan klik “Default Printer”.
4. Klik kanan pada nama printer dan pilih Properties. Cobalah mencetak halaman pengujian – klik tombol “Cetak halaman pengujian” tombol. Periksa semua properti, Anda dapat melihat – apakah telah terpasang ke port yang benar? Printer modern memiliki paralel port atau koneksi port USB. Pastikan port yang ditunjukkan adalah benar (paralel kabel memiliki berbagai konektor, USB yang terhubung pada port USB). Jika hubungan paralel port maka biasanya di seting pada LPT1.
5. Pilih kertas yang anda pakai, bila pada printer setting kertas A4 sementara anda menggunakan kertas Legal atau Letter, kemungkinan anda tidak dapat mengeprint, atau kertas anda akan nyangkut pada drum printer.
6. Jika printer tidak terdaftar kemudian mencoba untuk menginstalnya kembali – klik “Add New Printer” dan ikuti petunjuk. Anda mungkin memerlukan disk instalasi yang disertakan bersama printer. Jika Windows tidak dapat menemukan driver yang cocok (perangkat lunak komputer yang berhubungan dengan printer) maka Anda biasanya mencarinya di situs produsen – lihat halaman dukungan mereka atau sebaliknya driver atau download.
Link di bawah ini akan menuntun Anda ke Situs produsen printer yang paling umum dan ada juga beberapa sumber untuk pemecahan masalah printer yang lain.
* HP/Compaq
* Epson
* Lexmark
* Canon
* Xerox
* Kyocera Minolta
* Samsung
* Brother
* Panasonic
* Oki
Web Sumber Masalah Printer
* Dux Computer Digest – troubleshooting guide
* Cnet article on Windows XP parallel port issues
* Microsoft’s Windows XP printer problem page
Perbaikan Laptop
Perbaikan Laptop
Kini Laptop Komputer semakin banyak dipakai oleh para profesional dan semua pengguna komputer. Sebelumnya, sebuah komputer laptop yang digunakan oleh seorang profesional yang sedang bertugas. Tapi kini komputer laptop dengan cepat menjadi pilihan yang lebih disukai dari masing-masing pengguna komputer.
Alasan pilihan ini relatif sederhana. Sebuah laptop menempati ruang yang relatif lebih sedikit dibandingkan dengan komputer desktop. Laptop portabel karena mereka mudah dibawa-bawa, belum lagi kenyamanan penggunaan komputer laptop di mana semua aspek yang berbeda bersama-sama begitu mudah.
Mungkin karena kemudahan ini membuat laptop biasanya lebih mahal dibandingkan dengan desktop normal. Ini berarti, bahwa suku cadang juga sama mahalnya dan proses perbaikan juga relatif lebih rumit.
Perbaikan Komputer laptop Merupakan proses rumit yang membutuhkan bantuan layanan khusus dan Dukungan. Kebanyakan merek komputer laptop datang dengan garansi untuk suku cadang dan layanan serta Pemeliharaan yang terbatas. Idealnya, itu adalah hal terbaik untuk layanan Memanfaatkan garansi tersebut serta Pemeliharaan. Tetapi bagaimana bila masa garansinya telah habis.
Pertama-tama, mari kita pahami dasar bagian-bagian laptop yang sering terjadi masalah.
Sebuah laptop seperti sebuah buku catatan (mungkin mengapa mereka disebut sebagai ‘Notebook’) – ketika Anda membuka laptop, di satu sisi sebuah layar, dan di sisi lain adalah keyboard. Yang lain merupakan tombol dan soket yang membentuk komputer, terletak di bawah keyboard. Jadi, ketika Anda membuka sebuah komputer laptop untuk mulai bekerja, anda memiliki keyboard tepat di bawah jari-jari anda dan layar tepat di depan Anda, yang melekat pada tubuh komputer dengan sepasang engsel.
Sekarang mari kita lihat bagian dari laptop sering mengalami kerusakan dan membutuhkan layanan perbaikan.
1. Perbaikan Keyboard Laptop
Hal pertama, yang cukup umum, adalah keyboard. Keyboard laptop tidak boleh terkena cairan seperti air, teh, kopi, jus, bir atau anggur dll Jadi, ketika Anda menumpahkan cairan pada keyboard laptop Anda, Anda mendapatkan beberapa masalah. 9 kali dari 10 masalah sehingga Anda harus mengganti keyboard laptop.
Idealnya, dianjurkan untuk menjauhkan cangkir atau gelas yang berisi cairan dan cairan lainnya di dekat laptop Anda saat bekerja dengannya.
Namun, dalam kasus yang bila terjadi penumpahan cairan apa pun pada keyboard, hal terbaik untuk dilakukan adalah menonaktifkan laptop. Jangan mencoba membalikkan laptop dan mengguncang laptop agar cairan keluar. matikan Laptop Jika Anda harus memiringkan laptop, kemudian miringkan laptop ke arah sisi di mana terletak CD / DVD Player. menggunakan pengering rambut untuk mengeringkan cairan tidak membantu – pengering rambut dapat melelehkan tombol keyboard karena panas.
Tergantung jumlah kerusakan yang ada, orang yang memperbaiki laptop Anda akan membebankan biaya untuk penggantian seluruh keyboard dan biaya perbaikan lainnya. Cara terbaik adalah membiarkan seorang ahli menangani hal ini.
Kebanyakan keyboard yang diikat oleh beberapa sekrup terhubung ke motherboard dengan konektor. menangani Konektor keyboard perlu sedikit hati-hati, bila anda ragu-ragu, jangan melakukannya sendiri, karena dapat menyebabkan masalah yang lebih besar pada motherboard,jika anda melepaskan hubungan keyboard secara sembarangan.
Jika beberapa tombol keyboard tidak berfungsi, Anda mungkin juga harus mengganti seluruh keyboard. Karena seluruh keyboard merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisah, sehingga bila rusak satu maka penggantian keyboard secara keseluruhan.
2. Memperbaiki Layar Laptop
Hal lain yang menjadi masalah pada laptop adalah layar Monitor. Ada banyak komplikasi dengan masalah ini. Oleh karena itu sangat penting untuk tahu persis di mana letak masalahnya sehingga dapat mengurangi biaya perbaikan layar laptop.
Sebuah layar laptop perlu diperbaiki bila Anda tidak dapat melihat tampilan atau terlihat hanya gambar yang samar pada layar laptop anda.
Sebuah layar laptop tampil dengan cahaya dari belakang, adalah neon tabung, sekitar sepersepuluh dari ukuran lampu neon rumah Anda. Tabung ini melekat pada papan sirkuit kecil dengan sebuah kabel. Papan rangkaian mirip dengan ‘starter’ dari neon. Papan sirkuit ini disebut Inverter. Diatur memberikan kekuasaan kepada Backlight untuk menerangi layar.
Sewaktu waktu bila anda tidak melihat adanya tampilan sama sekali, atau gambar yang sangat samar pada layar anda, ada masalah dengan Backlight Inverter. Yang harus Anda lakukan adalah menggantinya dan masalahnya selesai. Kebanyakan tukang service meminta Anda untuk mengganti seluruh layar display LCD, yang akan menguras dana anda. Beberapa bahkan meminta Anda untuk mengganti motherboard dengan alasan kartu video telah rusak.
Salah satu cara untuk mengetahui bahwa kartu video anda rusak atau tidak rusak adalah dengan menghubungkan Port VGA laptop ke monitor eksternal dan bila ada tampilan gambar pada monitor eksternal tersebut berarti kartu video anda tidak rusak.
3. Memperbaiki Baterai Laptop
Baterai laptop yang tidak dapat mengeluarkan daya atau tegangan listrik. Mungkin anda pernah mendengar iklan yang berjanji untuk untuk memperbaiki kembali/rekondisi baterai laptop Anda sehingga sehingga baterai anda normal kembali seperti semula. Sebelum anda melakukannya, periksa garansi laptop anda, karena bila anda membongkar baterai anda sebelum habis masa garansi, maka masa garansi tersebut tidak berlaku lagi. Juga, kemungkinan apa yang dijanjikan oleh iklan tersebut tidak benar. Tindakan Terbaik di sini adalah untuk mengganti baterai dengan yang baru. Kebanyakan baterai laptop sangat mudah mencabut dan menggantinya.
Sebelum anda melakukan Perbaikan
Idealnya, orang harus membiarkan para ahli melakukan pekerjaan mereka. Tetapi pekerjaan kecil dapat dilakukan di rumah, oleh Anda. Sebelum Anda mulai memperbaiki laptop Anda atau mengganti bagian dari semua laptop Anda sendiri, Anda harus memiliki beberapa alat. antara lain :
* Obeng Phillips (tipe 0).
* Obeng Phillips (Type1).
* Elektronik Grounding Body untuk mencegah elektronik statik dari tubuh kita yang akan menyebabkan kerusakan pada komponen.
* Tang Hidung Panjang (Tang Buaya).
* Pincet atau penjepit.
Sebelum Anda menggunakan obeng khusus untuk membuka tutup bagian laptop Anda, lihat dengan hati-hati. Sekrup laptop memiliki nomor, yang akan memberitahu Anda jenis obeng untuk digunakan. Hindari tempat yang mungkin terjadi lucutan listrik statis karena hal ini dapat merusak semua upaya perbaikan laptop Anda. Jauhkan semua sekrup di satu tempat, membuat catatan ketika Anda memeriksa semua konektor dan koneksi sebelum Anda melanjutkan ke bagian lainnya. Dan yang paling penting, matikan laptop sebelum Anda mencoba perbaikan apapun.
Selamat mencoba
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Komputer Restart pada saat di Shutdown
Komputer Restart pada saat di Shutdown
Kadang kita menemukan kesalahan pengoperasian pada komputer kita, dimana komputerakan terus Restart walaupun kita shutdown. Kemungkinan ada kesalahan pada saat proses Shutdown. Secara default komputer akan mengkonfigurasi ke otomatis restart bila tidak ada respon dari perintah,
Jika komputer anda terus restart saat Anda menggunakannya, atau jika anda sedang mencoba untuk mematikan komputer setelah itu berhenti tiba-tiba, klik untuk menghapus kotak centang restart secara otomatis. Jika Anda mengosongkan kotak cek ini, Anda akan menerima pesan kesalahan saat komputer berhenti merespons. Pesan error ini dapat menjelaskan penyebab masalah. Anda juga dapat memeriksa sistem log in Event Viewer untuk melihat kesalahan yang berhenti atau kritis terjadi ketika komputer restart.
Untuk mengkonfigurasi mengatasi bila Windows merespons ketika komputer berhenti mendadak, ikuti langkah-langkah ini.
Catatan: Anda harus logon sebagai administrator atau anggota grup Administrators untuk menyelesaikan prosedur ini. Jika komputer Anda terhubung ke jaringan, pengaturan kebijakan jaringan mungkin akan mencegah Anda menyelesaikan prosedur ini.
1. Log on ke komputer host baik sebagai administrator atau pemilik.
2. Klik kanan My Computer, kemudian klik Properties
3. Kemudian klik tab Advanced
4. Pada bagian Startup and Recovery klik setting
5. Klik kotak pilihan pada system filure :
* Write an event to the system log
* Send an administrative alert
* Automatically restart
Untuk menangani masalah tersebut ada beberapa cara antara lain :
Lakukan system Restore, yaitu merestore (mengembalikan) system windows pada kondisi waktu yang lalu saat komputer bekerja dengan normal Lihat artikel System Restore Untuk Mengembalikan System Windows
Lakukan Recovery System, dengan cara Boot komputer melalui CD Bootable Instaler Windows, dimana system windows akan diinstall ulang tanpa menghapus aplikasi yang telah diinstall pada komputer (Tekan enter bila ada pesan untuk menginstall Ulang Windows)
Lakukan Scan Disk, dengan cara
1. Klik kanan mouse Pada Drive system C: kemudian klik Properties
2. Klik menu Tools
3. klik menu Check Now
4. Centrang semua kotak pilihan yang tampil (Automatic fix file system errosrs dan scan for and attemt recovery of bad sector) lalu klik Start
5. Bila muncul jendela pesan, klik Yes.
6. Restart komputer anda
7. Pada saat booting kembali, windows akan melakukan perbaikan, tunggu sampai selesai dan komputer bekerja dengan Normal.
Mudah2an artikel ini bermanfaat
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Mereset Bios Melalui Command Promt
Mereset Bios Melalui Command Promt
Bila anda menggunakan pasword security Bios, agar orang lain tidak dapat membuka dan merubah setting bios komputer anda, dan bila anda lupa paswordnya, biasanya anda akan membuka cashing komputer dan membaypas Setting Jumper untuk Clear CMOS (Mereset Bios). tapi ini tidak bisa dilakukan untuk komputer Laptop dan Portable PC, karena pada laptop susah kita menemukan seting jumper reset bios.
Sebenarnya ada cara lain yaitu dengan perintah DEBUG, dengan perintah ini anda dapat mereset Bios yang terpasword tanpa harus membuka cashing komputer dan membaypas setting jumpernya.
Adapun cara tersebut sebagai berikut
* Hidupkan komputer anda, kemudian sebelum boot membaca system windows tekan tombol F8
* Pilih menu Run form MS-Dos Mode
* Setelah anda berada pada MS-Dos Mode C:\> ketik DBUG seperti dibawah
Cara Pertama
C:\>DBUG , kemudian tekan Eter
-o 70 17 tekan Enter
-o 71 17 tekan Enter
Q tekan Enter
Cara Kedua
C:\>DEBUG tekan Enter
-o 70 FF tekan Enter
-o 71 17 tekan Enter
Q tekan Enter
Lalu Restart Komputer anda
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang
Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang
Buat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang.
Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting, Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) yang awal. Kemudian …
* Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
* Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
* Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
* bukan yang pertama.
* Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
* Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
* Ini akan memulai perbaikan.
* Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
* * Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
* Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
* Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
* Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
* dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation
* Ketika ditanya, klik tombol Next
* Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
* Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
* Komputer akan restart.
* Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
* Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
* Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
* Tulis: CD i386
* Tulis : expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
* Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
* Selesai
HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Tulis : bootcfg /list
Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
* Tulis: bootcfg /rebuild untuk Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Masukkan password administrator jika diperlukan.
* Tulis: cd \windows\system32\config
* Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
* Tulis : ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
* Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
* Tulis: copy \windows\repair\system
* Tulis: copy \windows\repair\software
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
1. Untuk partisi tipe FAT
Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
2. Untuk partisi tipe NTFS
* Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
* Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
* Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
* Biasanya #1
* Masukkan password administrator jika diperlukan.
* Masukkan perintah berikut, dimana X : adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
* Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C:\
* Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
* Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Selamat mencoba
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Mengatasi Kesalahan Masalah DLL
Mengatasi Kesalahan Masalah DLL
Sebuah kesalahan DLL adalah kesalahan dengan file DLL – jenis file yang diakhiri dengan ekstensi file DLL.
Kesalahan DLL sangat menyulitkan karena ada begitu banyak file DLL yang ada, semua berpotensi untuk menimbulkan masalah. Untungnya, ada beberapa langkah pemecahan masalah yang dapat Anda ambil yang memiliki peluang besar untuk memecahkan setiap kesalahan DLL yang mungkin Anda miliki.
Penting: Ini adalah kesalahan umum langkah-langkah pemecahan masalah DLL. Jika Anda belum menemukan pemecahannya, coba lakukan cara seperti yang saya tulis ini dan langkah2 ini mungkin dapat membantu anda untuk memecahkan masalah anda.
Kesulitan: Rata-rata
Diperlukan waktu: Mengatasi Masalah kesalahan DLL bisa memakan waktu selama satu jam atau lebih tergantung pada kesalahan DLL
1. PENTING: JANGAN men-download file DLL, DLL download dari situs dalam upaya untuk mengganti file yang hilang atau rusak DLL Anda. Ada beberapa alasan mengapa men-download file DLL untuk memecahkan kesalahan DLL adalah ide yang sangat buruk, apalagi yang adalah bahwa ia tidak dapat memecahkan masalah Anda.
Catatan: Jika Anda sudah download file DLL dari salah satu situs download DLL, anda harus menghapusnya dari tempat Anda meletakkannya dan melanjutkan pemecahan masalah seperti dibawa bawah ini.
2. Mengembalikan file DLL yang dihapus dari Recycle Bin. Anda mungkin tidak sengaja menghapus file DLL.
Kebanyakan kesalahan DLL adalah ‘DLL Tidak Ditemukan’ atau ‘file DLL Hilang’. Penyebab yang mungkin paling mudah dari kesalahan DLL seperti ini adalah bahwa Anda telah menghapus file DLL tanpa menyadarinya atau di hapus oleh virus.
Catatan: Masuk ke system Safe Mode untuk melakukan perbaikan dan ikuti langkah-langkah berikut jika Anda tidak dapat mengakses Windows biasanya karena kesalahan ini DLL.
3. Memulihkan file DLL yang terhapus dengan dengan menggunakan program pemulihan file gratis. Jika Anda menduga bahwa Anda secara tidak sengaja menghapus file DLL dan anda telah mengosongkan Recycle Bin, program pemulihan file dapat membantu.
Ada beberapa program file recovery yang dapat anda download gratis di Situs ini
Penting: Memulihkan file DLL dengan program pemulihan file adalah ide yang cerdas hanya jika Anda yakin Anda sudah menghapus file Anda sendiri dan bahwa itu berfungsi dengan benar sebelum Anda melakukannya.
4. Jalankan virus / malware scan seluruh sistem Anda. Beberapa “DLL is Missing (hilang)” dan “kesalahan DLL, DLL Tidak Ditemukan ‘yang terkait dengan program-program virus yang menyamar sebagai file DLL.
Anda bisa mencoba beberapa cara untuk membuang malware dari komputer anda.
5. Gunakan System Restore untuk membatalkan perubahan sistem terbaru (Vista / XP). Jika Anda menduga bahwa kesalahan DLL disebabkan oleh perubahan yang dilakukan Anda atau orang lain untuk registri Anda atau konfigurasi sistem lainnya maka System Restore bisa mengakhiri kesalahan DLL.
6. Instal ulang program yang menggunakan file DLL. Jika kesalahan DLL terjadi ketika Anda membuka atau menggunakan program tertentu, kemudian menginstal ulang program yang benar harus menginstal dan register lagi file DLL.
Penting: Jangan melewatkan langkah ini jika hal itu dapat membantu Anda. Menginstal ulang program yang menyediakan file DLL adalah solusi yang sangat mungkin untuk memecahkan kesalahan program DLL tertentu.
7. Update driver untuk setiap perangkat keras yang mungkin terkait dengan kesalahan DLL. Misalnya, kesalahan jika Anda menerima ‘Missing DLL’ bila Anda menggunakan printer Anda, cobalah memperbarui driver printer Anda.
8. Jalankan System File Checker untuk mengganti sistem operasi hilang atau tidak benar mengenai file DLL. Caranya lihat di link ini
9. Kunjungi Windows Update dan menginstal update Microsoft terkait. Banyak service pack dan patch sistem operasi lainnya dapat mengganti atau memperbarui beberapa ratusan didistribusikan Microsoft DLL file di komputer Anda. Anda dapat melakukannya dengan mengaktifkan Automatic Update.
10. Lakukan penginstalan ulang windows. dengan menginstal ulang Windows akan menghapus semua dari hard drive dan menginstal windows baru. Jika cara perbaikan file DLL diatas tidak dapat mengatasi kesalahan DLL.
Penting: Semua informasi pada hard drive Anda akan terhapus bila anda menginstal ulang windows anda. Pastikan Anda telah membuat upaya terbaik untuk memperbaiki kesalahan DLL menggunakan langkah pemecahan masalah sebelum yang satu ini.
11. Untuk memecahkan masalah hardware jika ada kesalahan DLL bertahan. Setelah instal bersih Windows, masalah DLL Anda terdapat pada perangkat keras yang terpasang.
Dierekomendasikan pengujian hard drive anda dan kemudian pengujian memori Anda. Karena komponen perangkat keras ini yang paling mungkin menyebabkan kesalahan DLL ketika mereka gagal beroperasi.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Troubleshooting Motherboard
Troubleshooting Motherboard
Kalau prosesor dianggap sebagai “otak” komputer, maka motherboard boleh dianggap merupakan “jantung” kehidupan di PC. Sebagai komponen yang menyandang “beban berat” kerusakan sedikit saja bisa membikin PC tidak mau bekerja.
Pada komputer generasi awal, komponen seperti prosesor dan Ram langsung dilekatkan pada motherboard tanpa bisa diganti-ganti atau ditambah lagi. Model semcam ini dinamakan backplane. Desain baru yang bersifat modular memungkinkan penggantian beberapa komponen yang melekat pada motherboard secara mudah, sekaligus memberikan keleluasaan tersedianya peluang-peluang peningkatan teknologi PC itu sendiri. Namun, kemudahan senantiasa mengandeng resiko. Begitu pula dengan motherboard. Sejak motherboard dijadikan “sasaran tembak” utama untuk menghasilkan PC yang optimal, kita dihadapkan pada keruwetan-keruwetan yang semakin besar. Mari tunjuk beberapa contoh. Peningkatan kebutuhan prosesor yang bertenaga membuat desain motherboard harus mengikuti tuntutan perkembangan prosesor. Kebutuhan akan transfer data yang lebih cepat membutuhkan desain motherboard terus berubah. Perkembangan-perkembangn terbaru seperti teknologi Fire Ware, USB 2.0, RAID System, Smart Card, Secure Digital, wireless, semuanya berkumpul pada lahan yang sama : motherboard.
Meski untuk saat ini belum semua teknologi tersebut populer, namun untuk memberi daya tarik suatu produk motherboard para produsen pun tak kurang akal. Mereka beramai-ramai menyediakan ruang upgrade itu, tanpa harus menyertakannya ketika ia diproduksi secara massal, untuk tetap membuatnya tetap ekonomis.
Banyaknya chipset pada motherboard yang menjadi tolak ukur dukungan teknis juga kian membuat para pengguna dipusingkan untuk memilih mana yang terbaik. Belum lagi selesai dengan masalah yang satu ini, kita juga dihadapkan dengan berbagai kekhawatiran, bagaimana mengatasi persoalan bilaman terjadi motherboard sebagai jantung PC, masalah sedikit saja bisa membuat PC ngadat.
Justru dengan banyaknya pilihan tersebut, kunci pertama supaya kita tetap tidak tersesat delam belantara adalah memahami seni arsitektur mother board, dan membekali diri dengan kemampuan praktis yang mumpuni. Berikut ini langkah-langkahnya.
Perbaikan atau Penggantian
Keputusan untuk mereparasi sangat ditentukan oleh tingkat kerusakan yang terjadi pada sebuah motherboard. Sementara, langkah penggantian sangat tergantung oleh tingkat daya dukung teknologi motherboard ataupun kemampuan ekonomi Anda dalam membelanjakan barang-barang komputer. Masalahnya adalah bagaimana seandainya motherboard itu masih terhitung baru, sementara kita tidak mampu mendeteksi kerusakan atau menentukan jalan keluarnya ? ikuti dulu langkah kedua sebelum memutuskan untuk membeli yang baru.
Pemeriksaan Awal
* Periksa semua konektor. Tentu saja, langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa tidak ada satu konektor pun yang terlepas atau tidak tertancap dengan benar.
* Periksa semua komponen yang melekat. Ini penting untuk memdeteksi, apakah pemasangan prosesor, RAM, VGA Card sudah benar atau belum. Juga untuk memastikan bahwa secara fisik IC-IC di dalam motherboard tidak mengalami kerusakan atau terlepas.
* Periksa sumber listrik yang masuk melalui power suplay. Untuk memastikannya, periksa dulu suplai listrik dari jala listrik, lalu periksalah output listrik pada kabel-kabel power suplay dengan menggunakan multimeter. Pastikan bahwa output tiap kabel sudah sesuai dengan yang direkomendasikan pada buku manual.
* Periksa, adakah barang-barang asing yang menggangu jalur motherboard. Kabel, sekrup, kotoran, juga debu bisa mempengaruhi nafas kehidupan motherboard. Gangguan semacam ini, selain membuat lalu lintas data terganggu, bila posisinya strategis bisa menimbulkan hubungan pendek alias konslet.
* Periksa jumper-jumper, DIP switch, atau pin-pin pengatur setiap fitur dengan teliti dan benar. Pastikan bahwa Anda mengacu pada buku manual jangan menggunakan ilmu hafalan. Setting yang salah bisa membuat motherboard Anda tak mau hidup.
* Periksa bagian-bagian motherboard yang melekat pada casing. Hubungan pendek akibat penguncian tanpa isolator antara casing, sekrup pengunci dengan motherboard akan membuat listrik terhenti setiap kali tombol power ditekan.
Sistem tidak bekerja Setelah penggantian prosesor
Kejadian ini amat sering terjadi ketika Anda hendak melakukan upgrade atau downgrade dengan menggunakan prosesor yang memiliki front side bus yang berbeda. Misalnya ketika Pentium Anda ber-FSB 533 MHz Anda ganti dengan yang ber-FSB 400 MHz, sementara BIOS Anda masih men-setting sistem bekerja pada FSB 533 MHZ.
Agar sistem mau bekerja kembali, ada dua cara yang bisa ditempuh. Cara pertama adalah masuk ke sistem BIOS dan menganti FSB yang dipakai dari 133 MHZ manjadi 100 MHz. Ini dengan catatan kalau sistem motherboard dan prosesor Anda masih bisa mentolerir penggunaan FSB yang jauh lebih tinggi dibanding yang dipakai.
Cara lain adalah melakukan clear CMOS. Apabila langkah ini sudah dilakukan. Masuklah ke menu BIOS Anda dan pastikan FSB yang dipakai sudah sesuai dengan FSB yang bekerja pada prosesor Anda. Langkah ini dijamin manjur untuk mengatasi masalah yang semacam ini.
Sistem tidak bekerja Setelah penggantian modul memori DDR
Ada beberapa kemungkinan maslah yang mungkin jadi penyebab mangapa masalah semacam ini terjadi. Pertama adalah kompatibilitas motherboard yang dipakai terhadap memori baru yang dipasang. Penyebabnya ada dua, yaitu masalah chip memori yang digunakan atau maslah tipe memori yang dipakai. Beberapa motherboard mensyaratkan secar tegas jenis chip yangh dipakai. Apabila tidak sesuai, motherboard tidak akan mendeteksi adanya memori yang berakibat pada tidak bekerjanya sistem. Sementara beberapa motherboard juga tidak mau dipsangi memori tipe single side atau double side.
Sekali lagi ini masalah kompatibilitas motherboard terhadap memori yang dipasang. Apabila masalahnya adalah chip memori, update BIOS terkadang bisa jadi salah satu pemecahan jitu.
Kemungkinan kedua adalah tipe memori yang dipasang memiliki CAS latency yang lebih rendah ketimbang CAS latency memori sebelumnya, sementara pada BIOS latency masih di-setting pada CAS-2. cara satu-satunya adalah dengan melakukan reset atau clear BIOS. Setelah itu masuklah pada menu BIOS yang mengatur latency yang bekerja pada memori dan ubah sesuai dengan kemampuan memorinya. Yang paling aman adalah dengan mengubah latency yang bekerja pada CL-2,5.
Sistem tidak bekerja meski semua power sudah terpasang
Bisa jadi masalah ini muncul lantaran beberapa penyebab. Pertama periksa apakah ada aliran listrik yang masuk pada motherboard. Ini penting untuk memastikan adakah aliran listrik yang mengalir pada motherboard. Pada sebagian besar motherboard, indikasi adanya arus listrik yang mengalir ini ditandai dengan lampu LED yang menyala. Kalau lampu ini tidak menyala, bisa dipastikan tidak ada arus listrik yang mengalir.
Kedua, kemungkinan power suplay yang tidak terlalu bagus alias tidak memiliki tenaga yang sesuai. Cara satu-satunya adalah menganti power suplay yang Anda punya dengan yang lebih bagus.
Penyebab ketiga yang mungkin adalah tidak terpasangnya kartu grafis dengan benar. Ini memang biasa terjadi kalau Anda sembrono memasang kartu grafis add on. Untuk mengatasinya, Anda bisa memperbaiki posisi pemasangan. Usahakan agar posisinya tegak lurus terhadap motherboard.
Penyebab keempat yang sering tidak terbayang adalah rusaknya tombol power atau koneksinya yang menghubungkan front panel dengan tombol power pada casing depan. Ini menyebabkan Anda tidak dapat menyalakan sistem meski semua terpasang dengan benar.
Sistem tiba-tiba hang ketika di overclock
Ada beberapa penyebab untuk masalah ini. Penyebab pertama ada pada beberapa komponen yang membutuhkan frekuensi kerja yang lebih tinggi. Ini misalnya terjadi untuk AGP ataupun PCI yang terpasang. Untuk melakukan ini, Anda bisa masuk ke BIOS dan menaikkan frekuensi kerjanya. Ini pun dengan catatan apabila motherboard yang Anda pakai memang mendukung.
Penyebab kedua adalah kurangnya tegangan yang dipakai. Untuk itu, Anda juga bisa masuk ke menu BIOS dan melakukan penaikan tegangan, baik pada prosesor atau memori. Tapi cara ini riskan kaerena sangat tergantung pada kemampuan dan daya tahan motherboard, prosesor, memori, ataupun kartu grafis yang dipasang. Ini kareena kenaikan tegangan akan mempengaruhi kerja dari beberapa periferal yang terpasang.
Sistem tidak bekerja disebabkan hardisk tidak terdeteksi
Masalah ini sering sekali muncul pada beberapa motherboard. Kesalahan sendiri terjadi bukan pada motherboard-nya, tetapi pada kabel data yang Anda gunakan. Kesalah ini biasanya muncul karena Anda menggunakan port secondary dan bukan port primary meskipun Anda tidak menggunakannya buat CD-ROM atau drive lain. Pada beberapa sistem, motherboard tidak akan mendeteksi lantaran penggunaan kabel data semacam ini. Solusi yang bisa dilakukan adalah menggunakan port utama pada kabel IDE untuk hardisk sementar secondary untuk CD-ROM drive atau yang lain.
Sistem tidak bekerja ketika kabel fan CPU tidak dipasang
Ini biasa terjadi pada beberapa motherboard yang memiliki tingkat keamanan yang cukup bak. Pada mother board yang demikian, sistem tidak akan mau bekerja kalau kabel fan tidak terpasang pada pin yang sesuai yaitu pun CPU fan. Ini dimaksudkan untuk menjamin agar fan bekerja untuk melindungi prosesor dari panas berlebihan. Nah, kalau Anda tidak memasang kabel fan pada pin power fan, atau bahkan tidak memasang pada salah satu pin, otomatis sistem tidak akan bekerja. Langkah satu-satunya yang diambil adalah memasang kabel fan CPU pada pin yang sesuai.
Ketika booting sistem nyatakan disk fail
Masalah ini muncul kalau Anda tidak memiliki floppy drive sementara pada BIOS fitur ini masih difungsikan. Cara satu-satunya adalah masuk ke menu BIOS dan matikan fitur yang satu ini.
Sistem tidak bekerja ketiga primary graphic adapter diganti
Ini biasa terjadi pada motherboard yang memiliki fitur VGA onboard. Ketika akan diganti dengan kartu grafis add on, baik yang berebasis PCI ataupun AGP. Ketika setting yang dipasang tidak sesuai dengan kondisi nyata, sistem tidak akan mampu melakukan booting. Satu-satunya langkah yang bisa diambil adalah dengan melakukan clear CMOS atau bahkan mencabut baterai CMOS kalau jumper untuk melakukan clear CMOS tidak ada. Ini untuk memaksa motherboard kembali pada posisi default. Setelah booting dapat dilakukan, masuk pada menu BIOS dan ubah setting primary graphic adapter sesuai dengan jenis kartu grafis yang dipasang. Apabila Anda memasang kartu grafis berbasis AGP, setting fitur ini pada AGP add on.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Dasar-Dasar Pemeliharaan Komputer
Dasar-Dasar Pemeliharaan Komputer
Seperti halnya bila anda memiliki kenderaan seperti motor dan mobil, anda akan melakukan pemeliharaan seperti memeriksa Oli, Ban, Rantai (untuk Motor) dan melakukan perawatan yang baik agar kenderaan anda dapat bekerja secara maksimal.
Hal yang sama berlaku dengan PC Anda. Jika Anda memperlakukannya dengan baik, PC anda akan memberikan hasil yang optimal bagi Anda. Di sisi lain, jika Anda menjalankan PC Anda tanpa memikirkan untuk perawatan, maka PC anda akan memberikan anda kerepotan yang akhirnya akan mengalami kerusakan dan menjadi barang rongsokan.
Disini akan di bahas beberapa cara sebagai dasar pemeliharaan komputer
1. Shut Down yang Aman
Hal ini penting untuk melakukan cara yang benar dalam hal mematikan komputer. PC Anda mungkin memiliki tombol atau saklar untuk mematikan komputer anda. Ini kepuasan instan, tetapi tidak memberikan Windows kesempatan untuk melakukan banyak tugas rumah tangga penting sebelum menutup. Karena Ketika Anda mematikan Windows (Shut Down) system akan merapikan data yang digunakan pada saat bekerja, memastikan file disimpan dengan benar. Ketika system selesai, pesan akan memberitahu Anda bahwa itu aman untuk mematikan PC (atau lebih mungkin, komputer akan mematikan dengan sendirinya).
Untuk mematikan komputer dengan benar pada Windows XP, klik tombol Start dan kemudian klik Shut Down. Selanjutnya, klik tombol Shut Down. Untuk mematikan komputer dengan benar pada Windows Vista, klik Start, kemudian klik tombol panah dekat tombol Power. Ketika menu konteks muncul, klik Shut Down.
Jadi, mengapa tidak klik yang tombol Power yang muncul dalam menu Start? Secara default, tombol ini menempatkan komputer ke modus sleep, tanpa sepenuhnya mematikan PC. (Ini memungkinkan komputer “bangun” cepat, menghemat waktu) Jika Anda ingin mengkonfigurasi ulang tombol ini sehingga menutup komputer, klik Start, Control Panel, dan kemudian klik System And Maintenance. Klik Power Options dan kemudian klik Change Plan Settings under your computer’s plan (Anda bisa melihat rencana komputer Anda oleh tombol radio). Berikutnya, klik Change Advanced settings. Klik tanda plus (+) di samping Power Buttons Dan Tutup dan kemudian klik tanda plus sebelah Power Button Start Menu. Klik Setting dan kemudian klik Shut Down dari menu drop-down.
2. Pemeliharaan File
Dengan menyimpan file pada hard drive Anda yang terorganisir, Anda membuat informasi Anda lebih mudah untuk mencari dan menyimpan, banyak ruang kosong yang tersedia untuk proyek-proyek masa depan. Berkala menjalankan penambahan Atau membuang Programs untuk memeriksa dan menghapus aplikasi yang tidak Anda gunakan lagi, seperti permainan lama yang tidak lagi menghibur atau program shareware yang Anda putuskan untuk tidak menggunakannya. Untuk mengakses menambah Atau menghapus Program di Windows XP, klik Start dan Control Panel. Pada jendela Control Panel, klik dua kali Add Or Remove Programs. Dalam Vista, klik Start, Control Panel, dan kemudian klik Uninstall Program di Program dari Control Panel.
Disk Cleanup sebuah aplikasi WinXP yang dapat menghemat ruang drive dengan menghapus file yang tidak lagi dibutuhkan, seperti file Internet sementara dan log file yang tertinggal ketika Anda menginstal aplikasi. Untuk mengakses program di WinXP / Vista, pilih Start, (All) Program, Accessories, System Tools, dan Disk Cleanup.
Beberapa ahli komputer menyarankan defragmenting hard drive Anda secara berkala. Sebuah utilitas defrag mereorganisasi data pada hard drive file sehingga terkait disimpan dalam blok berdekatan sehingga tidak tersebar di sekitar drive. Idenya adalah bahwa dengan menempatkan data yang berhubungan secara fisik bersama-sama pada drive, akses ke data akan lebih cepat. Para ahli tidak setuju pada efektivitas defragging. Anda mungkin mencobanya jika hard drive Anda tampak sangat lambat, atau jika Anda telah menyelesaikan tugas-tugas pemeliharaan lain dalam daftar ini dan memiliki keinginan besar untuk berbuat lebih banyak. Disk Defragmenter Windows termasuk sebuah utilitas defrag. Dalam WinXP / Vista, klik Mulai, (All) Program, Accessories, System Tools, dan Disk Defragmenter. suite utilitas pihak ketiga menambahkan fitur-fitur ekstra yang membersihkan file yang tidak perlu dan menjaga sistem Anda berjalan dengan mulus.
3.Jauhkan Program Yang Mengganggu
Menjaga virus, spyware, dan software-mendatangkan malapetaka lainnya dari PC Anda adalah tugas penting. Alat inti tiga (three core tools) untuk melakukannya adalah firewall internet, perangkat lunak antivirus, dan utilitas anti-spyware.
Firewall adalah perangkat lunak atau perangkat keras yang mengisolasi PC Anda dari koneksi oleh komputer yang tidak sah dari Internet, sementara masih memungkinkan Anda untuk mengakses Internet. Jika Anda memiliki modem kabel atau DSL (Digital Subscriber Line) koneksi, firewall adalah suatu keharusan. Ini adalah ide yang bagus bahkan jika Anda menggunakan koneksi dial-up. Setelah Anda menginstal firewall dan diaktifkan, Anda sudah melindungi PC Anda dari file yang merusak dan kapan saja Anda sedang online. (Seperti semua perangkat lunak keamanan, jangan lupa untuk sesekali memeriksa update untuk firewall Anda.)
WinXP memiliki built-in firewall. Untuk mengaktifkannya di WinXP, klik Start, Control Panel, dan klik dua kali Network Connections. Sorot icon yang mewakili LAN (jaringan lokal area) atau koneksi internet berkecepatan tinggi dan pilih Change Settings Of This Connection di sisi kiri. Pada jendela Properties sambungan itu, buka tab Advanced dan pilih Protect My Computer And Network By Limiting Or Preventing Access To This Computer From The Internet kemudian klik Setting. pilih On (recomended), atau pada Control panel klik 2x Security Center, drop kebawah, lalu klik Windows Firewall.
Dalam Vista, klik Start, Control Panel, Security, Turn on Windows Firewall Matikan Atau aktifkan.
Windows Firewall tidak kuat karena itu dibutuhkan beberapa firewall pihak ketiga. Satu firewall tersebut ZoneAlarm Free Firewall , firewall dasar yang bekerja dengan Windows XP / Vista. Versi gratis yang bekerja melalui modem atau koneksi broadband. ZoneAlarm Pro versi menambahkan lampiran pemindaian email, dan fitur keamanan lainnya.
Yang berikutnya adalah spyware dan adware remover. Spyware adalah perangkat lunak yang diam-diam mengirimkan informasi tentang Anda dan memberikan informasi komputer Anda kepada orang lain melalui Internet. Mungkin mengadu tentang situs Web yang Anda kunjungi atau bahkan menangkap keystroke setiap security anda, termasuk nomor kartu kredit. Adware tempat iklan pada layar-iklan yang sulit untuk dihapus. Ad-Aware dan Spybot Search & Destroy adalah dua program bebas untuk menghapus infeksi ini dari PC Anda. Gunakan pada bulan pertama atau bulan kedua atau lebih jika Anda sering men-download perangkat lunak dari Internet.
Bagian ketiga dari trilogiadalah perangkat lunak antivirus. Setiap sistem Windows membutuhkannya, bahkan jika Anda pintar dan sistematis tentang tidak membuka lampiran email dan melakukan pengamanan lainnya. Anda tidak harus menghabiskan banyak uang untuk melindungi PC Anda dari virus. AVG Free menawarkan fungsionalitas antivirus dan antispyware tanpa biaya. McAfee, dan Trend Micro menawarkan perangkat lunak antivirus untuk bisnis, organisasi nirlaba, dan pengguna rumahan yang menginginkan fitur keamanan yang lebih daripada memberikan program gratis.
Beberapa program antivirus, setelah diinstal, selalu aktif: Mereka secara otomatis akan mencari sistem Anda untuk ancaman baru secara teratur. program lainnya mengharuskan Anda menjalankannya secara berkala untuk mempertahankan sistem anda. Dalam hal ini, biasakanlah untuk menjalankan perangkat lunak sekali seminggu atau lebih sering.
Anda dapat menggunakan firewall yang terpisah, spyware-blocker, dan utilitas antivirus, atau memilih alat tunggal (umumnya disebut sebagai suite keamanan) bahwa tidak semua harus tiga.
4.Backup
hard drive PC Anda adalah jantung dari komputer anda dan merupakan komponen yang mungkin paling rentan terhadap masalah-masalah tak terduga.
Hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan untuk harddisk Anda memang, untuk komputer secara keseluruhan-adalah untuk melakukan backup secara teratur. Sejumlah peristiwa disesalkan seperti virus komputer, hard drive crash, pencurian.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Tips Managemen Komputer
Jumat, 20 Agustus 2010
Tips Managemen Komputer
Aplikasi Komputer Manajemen adalah sebuah utilitas yang terdapat pada Windows XP yang memberi Anda akses ke tugas-tugas administrasi. Anda dapat mengatur account pengguna, mengkonfigurasi hard drive dan sistem kontrol penting. Manajemen Komputer dapat ditemukan dalam folder Administrative Tools dari Control Panel. Anda harus login ke komputer Anda dengan account administrator untuk menggunakan Manajemen Komputer.
Untuk masuk ke menu managemen komputer anda klik kanan My Computer Xp, atau Computer untuk Vista dan windows 7 kemudian klik manage. atau klik Start, kemudian klik Control Panel. klik Performance and Maintenance, lalu Administrative Tools, dan double-click Computer Management.
Dalam Computer Management terdapat tiga menu utama antara lain :
* System Tools
* Storage
* Services and Applications
System Tools
Dalam system tools ini terdapat beberapa menu antara lain :
1. Event Viewer
Gunakan alat Event Viewer untuk mengelola dan melihat peristiwa yang direkam dalam Aplikasi, Keamanan, dan Sistem log. Anda dapat memonitor log untuk melacak aktivitas keamanan dan untuk mengidentifikasi perangkat lunak, hardware, dan masalah sistem.
2. Shared Folders
Gunakan alat Shared Folder untuk melihat koneksi dan sumber daya yang digunakan pada komputer. Anda dapat membuat, melihat, dan mengelola saham, melihat file terbuka dan sesi, dan menutup file dan sambungan sesi.
3. Local Users and Groups
Gunakan Pengguna Lokal dan alat Grup untuk membuat dan mengelola account pengguna lokal dan grup. Pengguna dan Grup Lokal hanya tersedia di Windows XP Professional.
4. Performance Logs and Alerts
Gunakan alat Log Kinerja dan Alarm untuk mengkonfigurasi kinerja log dan alert untuk memantau dan mengumpulkan data tentang kinerja komputer Anda.
5. Device Manager
Gunakan Device Manager untuk melihat perangkat hardware terpasang di komputer Anda, update driver perangkat, memodifikasi pengaturan perangkat keras, dan atasi masalah konflik perangkat.
Storage
Dalam menu Storage ini terdapat beberapa menu antara lain :
1. Removable Storage
Gunakan alat untuk melacak Removable Storage media penyimpanan yang dapat dilepas dan mengelola perpustakaan, atau sistem penyimpanan data, yang terdata pada komputer.
2. Disk Defragmenter
Gunakan alat Disk Defragmenter untuk menganalisa dan mendefragment volume pada harddisk anda.
3. Disk Management
Gunakan alat Manajemen Disk untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan disk seperti mengkonversi disk atau menciptakan dan format volume. Manajemen Disk membantu Anda mengelola hard disk Anda, dan partisi atau volume yang terdapat pada komputer.
Services and Applications
Pada menu ini terdapat beberapa pilihan menu seperti :
1. Services
Gunakan Layanan untuk mengelola layanan pada komputer lokal dan remote. Anda dapat memulai, menghentikan, jeda, melanjutkan, atau menonaktifkan layanan.
2. WMI Control
Gunakan WMI Control untuk mengkonfigurasi dan mengelola Windows Management Instrumentation (WMI) layanan.
3. Indexing Service
Gunakan Indexing Service untuk mengelola layanan Pengindeksan, dan untuk membuat dan mengkonfigurasi katalog tambahan untuk menyimpan informasi indeks.
CATATAN: Set aktual peralatan dan layanan yang tercantum dalam Manajemen Komputer tergantung pada layanan yang diinstal pada komputer host.
Mengelola Pengguna
Pada saat Anda membuka Manajemen Komputer, Anda akan melihat fungsi menu di sisi kiri windows. Untuk mengelola account pengguna, membuka “Local Users and Groups” Folder dan pilih “User” . Daftar pengguna berfungsi untuk mengatur semua account di komputer Anda yang akan ditampilkan di sisi kanan jendela.
1. Untuk membuat account user baru dengan mengklik kanan di mana saja di jendela dengan mengklik “New User”. Kemudian masukkan nama pengguna dan pasword yang diinginkan lalu klik “OK” untuk menambahkan account ke daftar pengguna.
2. Jika Anda ingin menghapus account pengguna, klik kanan pada nama user, pilih “Delete” dan mengkonfirmasi keputusan Anda di kotak dialog.
3. Jika pengguna pada komputer Anda lupa pasword acountnya, Anda bisa klik kanan pada nama pengguna sesuai dalam Manajemen Komputer dan memilih “Set Password”. Lalu klik Process masukkan password baru kemudian masukkan pasword baru tadi untuk konfirmasi kemudian klik Ok untuk untuk menyimpan perubahan.
Konfigurasi Drive dan Partisi
Folder Manajemen Disk di jendela Manajemen Komputer memberikan Anda kemampuan untuk mengendalikan hard drive yang terhubung ke komputer Anda. Bila Anda klik pada Menu Disk Management, daftar dari semua volume hard-drive dan partisi yang terdaftar pada komputer Anda akan ditampilkan.
1. Jika salah satu drive tidak muncul di jendela My Computer, Anda bisa klik kanan di sini dan pilih “Assign Drive Letters or Paths.” Pilih huruf yang tidak digunakan untuk menetapkan ke drive, dan Windows akan mengenali partisi tersebut pada waktu berikutnya ketika Anda membuka My Computer.
2. Jika Anda ingin menghapus semua data dari hard drive tertentu atau partisi, Anda bisa klik kanan pada item tersebut dan pilih “Format”.
3. Ketika Anda klik kanan pada volume dan pilih “Properties,” jendela akan terbuka yang berisi informasi tentang drive.
4. Bila partisi yang bukan merupakan bootable disk anda klik kanan, dan pilih menu “Delete Partition” atau “Delete Logical Partition” maka partisi tersebut akan di hapus.
5. Dan Anda dapat membuat partisi Baru pada partisi yang telah di hapus tadi, menjadi dua partisi atau lebih, lalu memformat partisi tersebut.
Mengelola Layanan
Di bagian bawah jendela Manajemen Komputer, Anda akan melihat Menu dengan nama “Service and Aplication.” bila anda klik menu tersebut maka akan tampil menu Service, pada menu service akan tampil daftar panjang semua layanan sistem yang terinstal pada komputer Anda. Anda harus mensetting fungsi ini sesuai dengan keinginan anda dan jika program di komputer Anda tidak bekerja dengan baik dan bila Anda telah kehabisan metode lain pemecahan masalah. Gulir ke bawah untuk aplikasi atau layanan yang tidak berfungsi dengan benar dan melakukan :
1. Klik 2 kali pada pilihan layanan
2. Klik menu dropdown “Startup Type” untuk memilih “Automatic”, “Manual” atau “Disable”
3. Kemudian pilih “Start” untuk menjalankan layanan
4. Pilih “Staop” Untuk menghentikan layanan
5. Lalu klik Ok.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
WMI Control
WMI Control
WMI Control Seklias
Berlaku Untuk: Windows Server 2003, Windows Server 2003 R2, Windows Server 2003 SP1, Windows Server 2003 SP2
Windows Management Instrumentation (WMI) Control adalah alat yang memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi pengaturan WMI pada komputer remote atau komputer lokal. Menggunakan WMI Control, Anda dapat mengatur tugas-tugas berikut dari jarak jauh.
Otorisasi pengguna atau kelompok dan mengatur tingkat izin
Anda dapat mengaktifkan pengguna individu, kelompok untuk mengakses obyek jaringan dan melakukan tugas-tugas WMI dan jasa. Misalnya, Anda dapat mengaktifkan sebuah kelompok untuk mengelola WMI’s Common Information Model (CIM) obyek pada komputer lokal mereka.
Konfigurasi error logging
Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan error log, jika diaktifkan, mengaturnya agar melaporkan error saja (default) atau semua tindakan (verbose). Kesalahan Logging dapat membantu Anda mengatasi masalah WMI. Anda juga dapat menetapkan ukuran maksimal untuk file-file log dan lokasi folder mereka.
Back up repositori
Anda dapat mengkonfigurasi WMI Control untuk membuat cadangan repositori Anda pada jadwal reguler, atau Anda dapat melakukannya secara manual setiap saat. Repositori adalah objek database yang dapat Anda akses melalui WMI. Anda juga dapat mengembalikan versi sebelumnya dari repositori.
Mengubah default namespace untuk scripting
Anda dapat mengubah ruang nama default yang ditargetkan pada skrip WMI.
Windows Management Instrumentation (WMI) adalah implementasi WBEM Microsoft, sebuah inisiatif industri untuk menetapkan standar untuk mengakses dan berbagi informasi manajemen melalui jaringan perusahaan. WMI adalah WBEM-compliant dan memberikan dukungan terintegrasi untuk Common Information Model (CIM), model data yang menggambarkan benda-benda yang ada di lingkungan manajemen.
WMI termasuk repositori objek CIM-compliant, yang merupakan database definisi objek, dan CIM Object Manager, yang menangani pengumpulan dan manipulasi obyek dalam repositori dan mengumpulkan informasi dari penyedia WMI. penyedia WMI bertindak sebagai perantara antara WMI dan komponen dari sistem operasi, aplikasi, dan sistem lainnya. Sebagai contoh, penyedia registri menarik informasi dari registri, sedangkan penyedia SNMP menyediakan data dan event terbaru dari perangkat SNMP. Penyedia memberikan informasi tentang komponen mereka, dan mungkin menyediakan metode untuk memanipulasi komponen, properti yang dapat diatur, atau peristiwa yang dapat mengingatkan Anda untuk perubahan dalam komponen.
WMI dapat digunakan oleh alat manajemen komputer, seperti Microsoft Systems Management Server, untuk membantu Anda mengelola komputer Anda. WMI juga digunakan oleh teknologi Microsoft dan alat-alat lainnya, seperti Microsoft Monitor Kesehatan dan Microsoft Operations Manager, dan oleh vendor lain sistem manajemen komputer. Anda dapat menggunakan WMI dengan pemrograman atau script sistem (seperti Windows Script Host) untuk mengambil informasi konfigurasi tentang sebagian besar aspek sistem komputer Anda, termasuk aplikasi server, atau untuk mempengaruhi perubahan pada sistem Anda. Untuk informasi lebih lanjut lihat SDK WMI.
Beberapa alat manajemen WMI-diaktifkan, termasuk Sistem Properties, Sistem Informasi, dan komponen Dependensi Jasa. Deskripsi singkat dari komponen berikut:
* System Properties memungkinkan Anda melihat mengubah sistem pada komputer lokal atau remote. Anda dapat me-restart komputer remote untuk menerapkan perubahan pengaturan atau untuk mendeteksi perangkat keras baru, melihat nama komputer dan domain informasi untuk komputer lain pada jaringan Anda, atau mengubah pengaturan untuk virtual memory paging file di komputer yang akan menjalankan program yang membutuhkan banyak memori. Untuk informasi lebih lanjut tentang Sistem Properties, lihat System Properties.
* Sistem Informasi mengumpulkan dan menampilkan informasi tentang konfigurasi sistem anda. Ini sangat berguna ketika dukungan teknisi adalah masalah sistem Anda. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Sistem Informasi.
* Layanan membantu Anda mengelola layanan pada komputer Anda. Layanan dependensi mengidentifikasi layanan di mana jasa kini tergantung pada layanan yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut tentang Jasa, lihat Konsep Layanan .
Untuk informasi teknis tentang pengembangan sistem WMI, lihat dokumentasi Windows Management Instrumentation pada Microsoft Platform Software Development Kit (SDK) Website.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
Mensetting Windows Xp Firewall
Windows Firewall
Firewall bukan sebuah tembok yang akan melindungi Anda dari semua ancaman pertempuran atau penembakan, tetapi firewall akan membantu agar sistem Anda lebih aman. firewall tidak akan mendeteksi atau memblokir sebuah ancaman tertentu sepertihalnya program antivirus, dan tidak akan menghentikan Anda untuk mengklik link dari pesan email phishing atau penipuan dari mengeksekusi file yang terinfeksi dengan worm. Firewall hanya membatasi arus lalu lintas ke komputer Anda untuk memberikan garis pertahanan terhadap program atau individu yang mungkin mencoba untuk terhubung ke komputer Anda tanpa persetujuan Anda.
Microsoft telah mengikutsertakan system firewall pada sistem operasi Windows, untuk sementara hanya sampai rilis Windows XP SP2, pada saat anda menginstall windows system tersebut diaktifkan secara default dan mengharuskan pengguna tahu keberadaannya dan fungsinya serta mengambil langkah-langkah untuk mengaktifkannya.
Setelah Anda menginstal Service Pack 2 pada sistem Windows XP, Windows Firewall diaktifkan secara default. Anda bisa mendapatkan ke pengaturan Firewall Windows dengan baik mengklik ikon perisai kecil di Systray di bagian kanan bawah layar, kemudian klik Windows Firewall pada bagian bawah di bawah pengaturan kelola keamanan. selain itu Anda juga dapat mengklik Windows Firewall di dalam menu Control Panel.
Microsoft merekomendasikan untuk mengaktifkan firewall yang terpasang, tetapi tidak harus firewall dari windows. Windows bisa mendeteksi keberadaan beberapa perangkat lunak firewall pribadi dan akan mengakui bahwa sistem Anda masih dilindungi jika Anda menonaktifkan Windows Firewall. Jika Anda menonaktifkan Windows Firewall tanpa firewall pihak ke-3 terpasang, Pusat Keamanan Windows akan memberitahukan Anda bahwa Anda tidak dilindungi dan ikon perisai kecil firewall akan berubah menjadi merah.
Menciptakan Pengecualian (Exception)
Jika Anda menggunakan Firewall Windows, Anda mungkin perlu mengkonfigurasi untuk menggunakan lalu lintas tertentu. Firewall, secara default, akan memblokir lalu lintas yang masuk dan membatasi upaya oleh program untuk berkomunikasi dengan Internet. Jika Anda mengklik pada tab Exceptions, Anda dapat menambahkan atau menghapus program yang harus diperbolehkan untuk berkomunikasi lewat firewall, atau Anda bisa membuka spesifik TCP / IP port sehingga komunikasi pada port tersebut akan melewati firewall.
Untuk menambahkan sebuah program, anda dapat mengklik Add Program di bawah tab Pengecualian. Daftar program yang diinstal pada sistem akan muncul, atau Anda dapat menelusuri file executable yang spesifik jika program yang Anda cari tidak ada dalam daftar.
Pada bagian bawah jendela Add Program window is a button labeled Change Scop. Bila Anda mengklik pada tombol itu, Anda dapat menentukan komputer mana yang harus dibiarkan untuk menggunakan pengecualian firewall. Dengan kata lain, Anda mungkin ingin memperbolehkan program tertentu untuk berkomunikasi melalui Windows Firewall, tetapi hanya dengan komputer lain pada jaringan lokal Anda dan bukan Internet. Perubahan Lingkup menawarkan tiga opsi. Anda dapat memilih untuk mengizinkan pengecualian untuk semua komputer (termasuk internet publik), hanya komputer di subnet jaringan lokal Anda, atau Anda dapat menetapkan alamat IP tertentu jika memungkinkan.
Di bawah pilihan Add Port, Anda dapat menyediakan nama untuk mengidentifikasi exceptions port dan nomor port yang Anda inginkan untuk membuat exceptions dan apakah itu adalah port TCP atau UDP. Anda juga dapat menyesuaikan lingkup exceptions dengan opsi-opsi yang sama dengan Tambahkan Program exceptions.
Pengaturan Lanjutan (Advanced Settings)
Tab terakhir untuk mengkonfigurasi Windows Firewall tab Advanced. Dalam tab Advanced, Microsoft menawarkan beberapa kontrol yang lebih spesifik melalui firewall. Bagian pertama memungkinkan Anda memilih apakah Windows Firewall diaktifkan atau tidak untuk setiap adapter jaringan atau sambungan. Jika Anda mengklik tombol Settings pada bagian ini, Anda dapat menentukan layanan tertentu, seperti FTP, POP3 atau Remote Desktop layanan untuk berkomunikasi dengan koneksi jaringan melalui firewall.
Bagian kedua jika untuk Keamanan Logging. Jika Anda mengalami masalah dengan menggunakan firewall atau mencurigai bahwa komputer Anda mungkin sedang diserang, Anda dapat mengaktifkan Logging Keamanan untuk firewall. Jika Anda klik pada tombol Settings, Anda dapat memilih untuk menetapkan paket log and/or koneksi sukses. Anda juga dapat menentukan di mana Anda ingin menyimpan data log untuk diselamatkan dan menetapkan ukuran file maksimum untuk data log.
Bagian berikutnya memungkinkan Anda untuk menentukan pengaturan untuk ICMP. ICMP (Internet Control Message Protocol) digunakan untuk berbagai tujuan dan pengecekan error termasuk PING dan perintah tracert. Menanggapi permintaan ICMP akan tetapi juga dapat digunakan untuk menyebabkan kondisi penolakan-of-service pada komputer Anda atau untuk menolak spayware yang ingin mengumpulkan informasi tentang komputer Anda. Mengklik pada tombol Pengaturan untuk ICMP memungkinkan Anda menentukan dengan tepat jenis komunikasi ICMP yang Anda lakukan atau anda tidak menginginkan Windows Firewall diaktifkan.
Bagian akhir dari tab Advanced adalah bagian Pengaturan Default. Jika Anda telah membuat perubahan dan sistem anda tidak lagi bekerja dan Anda bahkan tidak tahu di mana untuk memulai, Anda dapat melakukan hal ini sebagai upaya terakhir dan klik Kembalikan setting Default untuk mengatur ulang Windows Firewall secara standard.
Sumber > http://dunovteck.wordpress.com
SeLeNgKaPnYa......


