Tips melacak keberadaan Seseorang Dari HPnya
Free
Mau melacak keberadaan teman anda melalui handponnya dengan fasilitas GPS coba ikuti langkah berikut ini
Caranya :
1. Klik alamat ini : http://www.themobiletracker.com/english/index.html
2. Setelah masuk ke situsnya, pilih negara
3. Masukkan kode negara contohnya Indonesia 62
4. Lalu masukkan nomor telepon yang hendak di cari
5. Kemudian klik Start Searching
Maka Satelit akan melacak keberadaan teman anda melalui nomor telepon yang anda tulis tersebut
Heheheheh (jangan Kaget Hanya Hiburan)
Tips melacak keberadaan Seseorang Dari HPnya
Selasa, 24 Agustus 2010
Cara Download File Animasi Flash
Cara Download File Animasi Flash
Saat ini, banyak tutorial video yang ditampilkan dalam web browser. Hampir dapat dipastikan bahwa semua animasi yang ditampilkan dalam format Shockwave Flash .swf. Kelebihan format ini adalah ukuran yang kecil ( untuk video tutorial) dan dengan mudah dijalankan melalui web browser yang telah disertakan plugins shockwave player.
Terkadang setelah kita melihat video di web browser, ingin kita simpan di hardisk, sehingga bisa kita lihat offline. Tetapi hal ini sering membingungkan, bagaimana caranya menyimpan file .swf itu. Karena dengan klik kanan video, tidak ada menu untuk menyimpannya. Ada tips yang bagus untuk menyimpan file embedded ini ke hardisk. Tips ini bisa dijalankan di Mozilla Firefox, Internet Explorer (IE) dan Opera tanpa menambahkan plugins apapun.
1. Menyimpan dari Browser MozillaFirefox
Untuk Pemula :
1. Klik Tools – Page Info
2. Pilih tab Media di bagian Page Info Windows
3. Disana ditampilkan daftar lengkap dengan preview data gambar, CSS files dan Shockwave Flash yang sudah didownload oleh Firefox ketika membuka filenya.
4. Scroll down dan cari file swf yang diinginkan.
5. Klik tombol Save As, dan simpan dilokasi yang diinginkan.
Untuk Power Users :
1. Buka browser
2. Tuliskan di URL Address about:cache?device=disk .
3. Akan ditampilkan semua data sementara dari hasil browsing, seperti gambar, file php, Shockwave flash dan lainnya.
4. Untuk mencari tinggal klik Ctrl+F dan cari nama bagian web atau hanya tulis .swf.
5. Setelah ditemukan maka klik kanan linknya dan pilih Save link as
2. Menyimpan dari browser Internet Explorer
1. Klik Tools – Internet Options
2. Di bagian General Tab, Klik Settings dibagian Temporary Internet Files group.
3. Klik View Files untuk melihat isi folder Temporary Internet Files folder. Folder ini dapat berisi ratusan , ribuan bahkan lebih, tergantung setting maksimal spacenya.
4. Untuk mencari file swf, tinggal urutkan berdasarkan file types. Dan cari dengan tipe Shockwave flash object.
5. Jika sudah ditemukan, simpan file tersebut ke folder lain
3. Menyimpan di browser Opera
Caranya seperti menyimpan dalam browser Internet Explorer.
Tips Dalam Pembelian Komputer Bekas
Tips Dalam Pembelian Komputer Bekas
2p4Jika anda menginginkan sebuah komputer, dan dana anda untuk membeli komputer terbatas, anda dapat membeli komputer bekas. Komputer bekas kwalitasnya tidak kalah dengan komputer baru : karena biasanya orang menjual komputer bekas antara lain :
1. Orang tersebut pingin punya Komputer yang lebih bagus lagi.
2. Banyak orang yang tidak mengerti, mereka berfikir kalau system OSnya rusak maka komputernya rusak sehingga mereka menjual komputer tersebut.
3. Bila kita membeli komputer bekas, paling 1 atau 2 komponen yang tidak bekerja, sehingga kita dpt membeli komponen tersebut dengan harga lebih murah lagi.
Keuntungan Membeli Komputer Bekas
1. Harganya lebih murah
2. Kita dapat memodifikasi komputer kita untuk lebih baik lagi
3. Kita dapat belajar lebih dahulu dari komputer bekas tersebut agar suatu saat nanti bila dana kita ada kita membeli komputer baru kita sudah memahami betul untuk merawat komputer kita.
4. Kita dapat membuat komputer bekas menjadi sarana ujicoba untuk meningkatkan kemampuan kita.
Tips untuk membeli komputer bekas anda dapat mngikuti cara berikut :
Selain anda memeriksa penawaran mereka mengenai Mother Boardnya dan processornya, anda juga harus memeriksa komputer secara ditael seperti petunjuk di bawah ini.
1. Periksa kelengkapan komputer tersebut, seperti :
* Monitor, perhatikan apakah monitor tersebut berfungsi dengan normal, seperti chek brighnes, sharpenesnya dll,
* Periksa Keyboardnya, apakah semua tutch tombol keyboard berfungsi atau tidak
* Periksa Mousenya, apakah mouse berfungsi atau tidak.
* Periksa Terminal2 USBnya dengan cara memasukkan Flash Disk ke dalam Terminal USB, apakah USB dapat membaca atau tidak
* Untuk pemeriksaan minta di hidupkan komputer tersebut.
2. Periksa apakah spesifikasi Komputer tersebut sesuai dengan yang di tawarkan seperti besarnya Memori dan Kapasitas Speed Processor
Caranya:
* Masuk ke Bios Setup, setelah itu periksa kelengkapan seluruh peralatan
* Dengan cara, masuk kewinidows, kemudian klik kanan My Computer, kemudian klik Properties, maka akan kelihatan spek dari komputer
3. Periksa kondisi Hardisk
Secara fisik hardisk tidak bisa di cek apakah ada bad sactornya atau tidak, tapi anda bisa menceknya dengan cara menjalankan program, bila ada bad sector maka kemungkinan besar kerusakan hardisk akan membesar dan lama kelamaan akan rusak.
cara memeriksa Hardisk.
* Klik My Computer, kemudian klik Explorer. maka akan tampil Drive dengan partisi(C.D, E dst)
* Periksa setiap partisi dengan mengklik kanan, kemudian klik Properties, lalu klik menu Tab Tools.
* Dari menu Tools, klik Check Now
* Centrang semua pilihan, kemudian klik Start.
* Pada saat menu start di klik kemungkinan komputer akan meminta akan melakukan pengecekan pada saat booting komputer kembali, klik Yes.
* Restart komputer, biarkan komputer tersebut bekerja dan memeriksa kondisi hardisk. bila ada tulisan ” Bad Sactor = 0 berarti kondisi hardisk bagus.
4. Periksa kondisi Sound Cardnya dengan cara memutar lagu MP3 atau lagu lain2nya dan dengaarkan melalui Speaker, kalau ada suara keluar dan bagus kedengarannya berarti kondisi Sound cardnya bagus.
5. Periksa kondisi VGA Cardnya, atau Display Cardnya, dengan cara memutar video dengan gambar full, atau melihat gambar-gambar foto, bila gambar yang tampil bagus dan tidak pecah maka kondisi VGA Cardnya bagus.
6. Jangan di tanyakan masalah program apa yang tersedia, karena program komputer adalah keinginan kita, tapi kalau mereka bersedia mintalah di install program2 yang anda inginkan.
7. Bila di Sediakan DVD Room, periksa apakah DVD tersebut bekerja, caranya minta Disk DVD dan di masukkan kedalam DVD Room tersebut, bila tampil isi Disk tersebut di monitor maka DVD Room Tersebut kondisinya bagus
8. Bila di tawarkan DVD RW, minta di test apakah Dokumen dari komputer bisa di copy kedalam DVD R Blank, dan bila ternyata DVD R Blanknya bisa di bakar dan terisi dokumen yang di copy maka kondisi DVD RW tersebut baik.
9. Jangan Lupa minta Driver dari seluruh Komponen komputer yang terpasang di peralatan tersebut.
10. Mintakan jaminan kondisi komputer yang akan di beli, semacam Garansi, biasanya kalau kita membeli komputer bekas, akan diberikan garansi 3 bulan.
11. Pastikan kita membeli komputer sesuai dengan keinginan kita dan badget keuangan kita
Selamat membeli
Mempercepat ACROBAT READER
Mempercepat ACROBAT READER
Adobe Acrobat reader selalu mengkonsumsi lebih banyak memori saat mulai dijalankan. Alasan di balik ini, itu beban semua plugin, bahkan plugin yang tidak digunakan. Trik ini adalah untuk menghapus semua plugin dari direktori plugin ke tempat lain. Oleh karena itu, setiap kali Anda membuka Acrobat reader langsung membuka file tanpa loading plugin dan kecepatan adalah seperti Notepad.
Caranya :
* Buka folder instalasi acrobat reader (C: \ program files \ adobe \ acrobat \ reader \ .. )
* Pindahkan semua file dan folder dari Direktori “plugin” ke direktori “Opsional“. (dengan menggunakan perintah cut lalu paste ke derektory Opsional).
Juga pastikan bahwa program akrobat tidak sedang bekerja, karena bila program acrobat reader sedang beroperasi maka anda tidak akan dapat melakukan pemindahan file tersebut.
Coba anda buka file dengan adobe acrobat reader, maka program akan bekerja dengan cepat sama dengan kecepatan membuka program aplikasi notepad.
Cara Mengoperasikan Mouse Pointer tanpa Mouse
Cara Mengoperasikan Mouse Pointer tanpa Mouse
Bila Mouse komputer anda rusak, dan tidak dapat di gunakan, semantara untuk mengganti yang baru anda membutuhkan waktu dan anda harus segera menyelesaikan tugas, jangan bingung, pada artikel ini akan di jelaskan cara menggunakan pointer mouse tanpa menggunakan mouse
Caranya sebagai berikut :
1. Tekan tombol Alt Kiri + Shift Kiri + Num Lock
2. Bila keluar jendela pesan tekan Ok, dengan menekan tombol Enter (Pad Key)
Untuk mengoperasikannya anda cukup mengoperasikan tombol angka pada pad Angka di sebelah kanan keyboard, dengan pegoperasian sebagai berikut :
* Angka 1 Serong ke kiri dari atas kebawah
* Angka 2 Bergerak dari atas ke bawah
* Angka 3 Serong Ke kanan dari atas ke bawah
* Angka 4 Bergerak dari kanan ke kiri
* Angka 5 Untuk memilih menu atau membuka menu
* Angka 6 Bergerak dari Kiri ke kanan
* Angka 7 Bergerak serong ke kanan dari bawah ke atas
* Angka 8 Bergerak dari bawah ke atas
* Angka 9 Bergerak Serong ke Kanan dari bawah ke atas
* Untuk membuka program tekan tombol Enter atau tekan 2 kali tombol angka 5 sebagai pengganti doble klik mouse
* Pengganti klik kanan Mouse tekan tombol “+” pada pad key
Bila anda telah mengganti mouse baru, anda dapat mematikan fungsi ini dengan cara
Tekan tombol Alt kiri + Sihift Kiri + Num Lock, maka virtual mouse akan hilang
Untuk menpercepat gerak pointer mouse anda dapat mensettingnya
1. Geser pointer mouse sampai ke icon try pada pojok kanan bawah desktop
2. Tekan tombol pad key angka 5 dua kali
3. Geser pointer mouse ke menu setting
4. Setelah anda masuk ke menu Setting for mouseKeys, atur Top Speed ke posisi High dan Acceleration ke posisi Fast, kemudian klik Ok dengan menekan tombol angka 5
Pengaturan dan Mentransfer file dari komputer lain
Pengaturan dan Mentransfer file dari komputer lain
Apakah Anda pernah berharap bahwa Anda dapat dengan mudah dapat mentransfer file dari komputer lama ke yang baru? Transfer File dan Pengaturan Wizard yang tersedia di Windows XP dapat membantu Anda dalam melakukan hal ini. Wizard ini akan membantu mempermudah transfer dari upgrade ke komputer baru.
Berikut adalah cara menggunakan wizard ini:
Pada komputer lama Anda:
1. Jika Anda tidak memiliki CD Windows XP, masukkan Disk Wizard yang Anda buat ke dalam drive floppy. Klik Mulai, klik Jalankan, kemudian klik Browse. Browse ke floppy drive Anda dan kemudian klik dua kali file MigWiz.exe. Pada kotak dialog Run, klik OK. Jika Anda memiliki CD Windows XP, masukkan ke dalam drive CD-ROM komputer Anda ingin menyalin file dan pengaturan dari dan menunggu menu startup muncul. Jika menu tidak muncul secara otomatis, klik Start, klik Run, kemudian klik Browse. Browse ke drive CD-ROM Anda dan kemudian dobel-klik file Setup.exe. Pada kotak dialog Run, klik OK. Klik Melakukan tugas tambahan, dan kemudian klik Transfer file and Setting.
2. Pada halaman Selamat Datang dari Transfer File dan Pengaturan Wizard, klik Next.
3. Pilih status komputer anda, Pilih Old
4. Di halaman Select a transfer method, pilih metode yang akan bekerja untuk kedua komputer. Sebagai contoh, Anda dapat menempatkan file dan pengaturan pada drive jaringan yang baik memiliki akses ke komputer, atau Anda dapat menggunakan removable drive. Apapun metode yang Anda pilih, baik komputer harus dapat menggunakannya.
5. Pada What do you want to transfer? , pilih dari tiga pilihan. Tergantung pada jenis transfer metode yang Anda pilih, beberapa pilihan lebih baik daripada yang lain di sini. Misalnya, jika Anda berencana untuk mentransfer lebih dari hanya beberapa file dan pengaturan, memilih metode lain selain disket (karena mereka memiliki kapasitas penyimpanan terendah). Jika Anda memutuskan untuk mengubah metode transfer Anda, Anda selalu dapat mengklik Kembali.Pada halaman ini, Anda juga dapat memilih kotak centang yang memungkinkan Anda memilih daftar kustom file dan pengaturan yang akan ditransfer. Pilihan ini untuk pengguna tingkat lanjut.
6. Pada titik ini, Anda mungkin akan melihat pesan yang mengatakan Anda untuk menginstal program tertentu di komputer baru Anda sebelum melanjutkan. Langkah ini tidak diperlukan, tetapi program-program tersebut mungkin tidak bekerja dengan benar tanpa melakukan hal ini.
7. Wizard sekarang mengumpulkan file dan pengaturan yang Anda minta dan mempersiapkan untuk mentransfer mereka ke komputer baru. Masukkan disk atau removable drive ketika diminta, jika Anda menggunakan salah satu metode.
8. Untuk Melengkapi halaman Tahap Koleksi klik Finish. Lalu pergi ke komputer baru Anda, dengan membawa disk atau CD Anda gunakan.
Pada komputer baru Anda:
1. Start>Accessories> System tools kemudian klik Files and Settings Transfer Wizard..
2. Pada halaman Selamat Datang, klik Next.
3. Pada Jendela What do you want to transfer? halaman, pilih New komputer.
4. Jika Anda menempatkan file Anda dan pengaturan pada disk atau CD, masukkan sekarang. Di mana file dan pengaturan? Halaman, kirim wizard di mana untuk menemukan file dan pengaturan. Wizard transfer file and setting ke komputer baru.
5. Pada Melengkapi Transfer File dan Pengaturan Halaman Wizard, membaca pesan tentang status transfer Anda, dan kemudian klik Finish.
6. Anda mungkin akan melihat pesan yang mengatakan bahwa Anda harus log off sebelum pengaturan baru akan muncul pada komputer baru Anda. Anda hanya perlu log off dan login kembali. Tidak perlu me-restart komputer.
Membuat Komputer Anda Bicara tanpa Bantuan Software
Membuat Komputer Anda Bicara tanpa Bantuan Software
Anda ingin komputer anda dapat berbicara untuk membaca setiap apa yang anda tulis tanpa bantuan software? ikuti petunjuk berikut ini :
1. Buka Notepad.exe
2. Copy kode dibawah ini pada Notepad
Dim msg, sapi
msg=InputBox("Enter your text","Talk it")
Set sapi=CreateObject("sapi.spvoice")
sapi.Speak msg
Anda dapat merubah kalimat yang ada di dalam tanda petik pada bagian message
3. Simpan dengan nama apa saja dengan format .vbs
4. Klik 2 kali program .vbs tersebut
5. Tulis dalam textbox dan tekan ok
6. Komputer anda akan berbicara sesuai dengan apa yang anda tulis
Fungsi Tombol Keyboard
Fungsi Tombol Keyboard
Kadang kala bekerja dengan menggunakan mouse malah memperlambat kerja, karena tangan harus berpindah dari keyboard ke mouse untuk mengklik menu.
Sebenarnya pada Windows telah disediakan fasilitas tombol untuk mengakses menu atau perintah, yang terpenting kita dapat mengetahui penggunaannya, berikut ini akan di tampilkan beberapa fungsi perintah dengan menggunakan tombol Keyboard.
1.) Windows Hotkeys
* Ctrl + Escape atau Win: Menampilkan start menu.
* Shift + F10 atau AppsKey: Menampilkan context menu.
* Win + E: Menjalankan Windows Explorer.
* Win + R: Membuka Perintah Run.
* Win + M: Minimize all windows.
* Win + Shift + M: Membatalkan minimize all windows.
* Win + D: Toggle meminimalkan semua jendela. atau beralih melihat desktop, menggunakan Show_Desktop.scf, sementara MinimizeAllWindows tidak meminimalkan kotak dialog (termasuk jendela Properties).
* Windows Hotkeys: Aktifkan system tray. pilih tombol panah, Enter dua kali pengganti klik mouse, dan AppsKey atau Shift + F10 pengganti klik kanan mouse.
* Win + L (XP Only): Mengunci keyboard. sama dengan mengunci Workstation, pada windows Xp akan diminta untuk memasukkan user name kembali.
* Win + F or F3: Membuka Jendela Pencarian. (Seluruh File) F3 tidak akan bekerja pada beberapa aplikasi pada saat menggunakan F3 untuk fasilitas mencari dialogs.
* Win + Control + F: Membuka Find dialog. (Computers) akan membuka jendela Pencarian
* Win + U: Menjalankan Utility Manager.
* Win + F1: Menjalankan Windows help.
* Win + Pause: Menjalankan Jendela System Properties.
* Win + Tab: Siklus melalui tombol taskbar. Masukkan klik, AppsKey atau Shift + F10 untuk klik kanan.
* Win + Shift + Tab: Siklus melalui tombol taskbar secara terbalik.
* Alt + Tab: Menampilkan CoolSwitch. Lebih dikenal sebagai jendela AltTab.
* Alt + Shift + Tab: Menampilkan CoolSwitch; Kembali ke semula.
* Alt + Escape: Kirim aktif jendela ke bawah z-order.
* Alt + Shift + Escape: Aktifkan jendela di bagian bawah perintah-z.
* Alt + F4: Tutup jendela aktif, atau, jika semua jendela ditutup, jendela shutdown terbuka.
* Tekan Shift sementara CD dimasukkan : Menonaktifkan fasilitas AutoPlay.
* Tekan Shift pada saat login folder: untuk melewatkan system startup. Hanya akan mengabaikan aplikasi yang berada dalam folder startup, bukan mulai dari registri (Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\)
* Ctrl + Alt + Delete atau Ctrl + Alt + NumpadDel (Both NumLock states): Memanggil Task Manager atau NT Security dialog.
* Ctrl + Shift + Escape (2000/XP ) atau (Ctrl + Alt + NumpadDot) : Memanggil task manager. Pada OS sebelumnya, seperti penggunaan Ctrl + Escape.
* Printscreen: Mengcopy tampilan pada layar desktop.
* Alt + Printscreen: Copy screenshot dari jendela aktif saat ini ke clipboard.
* Ctrl + Alt + Panah Bawah : Balikkan layar. Belum diuji di OS selain XP.
* Ctrl + Alt + Panah Atas : Mengembalikan posisi layar.
* Win + B : fokus Pindah ke ikon systray.
2.) Generic
* Ctrl + C or Ctrl + Insert: Mengcopy Text atau gambar atau icon yang di pilih.
* Ctrl + X atau Shift + Delete: Memotong.
* Ctrl + V or Shift + Insert: Paste/Move (Mencetak atau memindahkan).
* Ctrl + N: Membuat File, Tab, Entry, dll yang baru.
* Ctrl + S: Menyimpan.
* Ctrl + O: Membuka file, folder dll
* Ctrl + P: Memprint.
* Ctrl + Z: Membatalkan.
* Ctrl + A: Memilih keseluruhan.
* Ctrl + F: Mencari file, Direktory
* Ctrl+W : Menutup jendela yang aktif
* Ctrl + F4: menutup tab atau jendela kecil.
* F1: membuka bantuan.
* F11: Tombol untuk tampilan layar penuh.
* Alt or F10: Mengaktifkan menu bar.
* Alt + Space: Menampilkan system menu. Sama dengan mengklik icon pada titlebar.
* Escape: Membatalkan pilihan dari control/menu, atau menutup kotak dialog.
3.) Navigasi Umum
* Tab: Meneruskan sebuah item.
* Shift + Tab: Kembali ke item sebelumnya.
* Ctrl + Tab: Siklus melalui tab / anak jendela (Sub Menu).
* Ctrl + Shift + Tab: Siklus mundur melalui tab / anak jendela (Sub Menu).
* Enter: Mengaktifkan atau menjalankan aplikas yang dipilih.
* Space: Tombol ini untuk memilih/menghapus Centrang kotak check
* Alt + (Letter): Aktifkan item yang berhubungan dengan (Surat). (Surat) adalah huruf bergaris bawah pada nama item tersebut.
* Ctrl + Left: Pindahkan kursor ke awal kata sebelumnya.
* Ctrl + Right: Pindahkan kursor ke awal kata berikutnya.
* Ctrl + Up: Pindahkan kursor ke awal paragraf sebelumnya. Ini dan semua berikutnya Up / Down hotkeys dalam bagian ini hanya dikenal untuk bekerja di RichEdit kontrol.
* Ctrl + Down: Pindahkan kursor ke awal paragraf berikutnya.
* Shift + Left: Sorot satu karakter ke kiri.
* Shift + Right: Sorot satu karakter ke kanan.
* Shift + Up: Sorot dari posisi kursor saat ini, untuk satu baris ke atas.
* Shift + Down: Sorot dari posisi kursor saat ini, untuk satu baris ke bawah.
* Ctrl + Shift + Left: Sorot ke permulaan kata sebelumnya.
* Ctrl + Shift + Right: Sorot ke awal kata berikutnya.
* Ctrl + Shift + Up: Sorot ke awal paragraf sebelumnya.
* Ctrl + Shift + Down: Sorot ke awal paragraf berikutnya.
* Home: Pindahkan kursor ke atas dari pengendalian digulir.
* End: Pindahkan kursor ke bawah kontrol digulir.
4) File Browser Umum.
* Tombol Panah : Navigasi.
* Shift + Tombol Panah : Memilih banyak items.
* Ctrl + Tombol Panah : Mengubah fokus tanpa mengubah pilihan. “Fokus” adalah objek yang akan berjalan ketika di Enter. Ruang toggles pemilihan item terfokus.
* (Letter): Memilih item yang ditemukan pertama sekali dimulai dengan huruf.
* BackSpace: Naik satu tingkat ke direktori induk.
* Alt + Kiri: Kembali sebuah folder.
* Alt + Kanan: Maju sebuah folder berikutnya.
* Enter: Mengaktifkan (Double-click) item yang dipilih.
* Alt + Enter: Melihat properties dari item yang dipilih.
* F2: Mengganti nama dari item yang dipilih.
* Ctrl + NumpadPlus: Dalam tampilan Rincian, mengubah ukuran semua kolom agar sesuai dengan item terpanjang di masing-masing item.
* Delete: Menghapus item yang dipilih.
* Shift + Delete: Menghapus item yang dipilih dan tidak masuk ke Recycle Bin.
* Ctrl sambil menyeret item : Salin.
* Ctrl + Shift sambil menyeret item : Buat shortcut
Membasmi Virus Tanpa Anti Virus
Membasmi Virus Tanpa Anti Virus
Lakukan langkah-langkah berikut
1. Nonaktifkan System Restore
Fasilitas System Restore pada Windows berguna untuk mengembalikan konfigurasik sistem ke konfigurasi sebelumnya. Agar sistem yang telah pulih tidak kembali rusak, matikan fasilitas ini dengan klik kanan pada My Computer dan pilih Properties lalau pilih tab System Restore dan centarang bagian Turn Off System Restore on All Drive
2. Matikan Proses Virus
Bagaimanapun caranya, matikan proses virus. Biasanya proses virus memiliki ikon berupa folder atau dokumen MS Word. Gunakan aplikasi seperti Proces Explorer, Pocket Killbox, Show Kill Process, The Killer Machine, dan sebaganya.
3. Pulihkan Registry
Pulihkan registry yang telah di otak-atik oleh virus. Jika tidak, maka virus dapat meninfeksi komputer Anda lagi. Gunakan Hijack This, Registry Cleaner, atau The Killer Machine. Hapus juga entry Scheduled Task yang dibuat oleh virus jika ada.
4. Hapus file-file virus
Gunakan fasilitas Search pada Windows untuk menemukan file-file virus.
5. Munculkan file-file yang disembunyikan virus
Virus pada umumnya tidak begitu kejam dengan menghapus dokumen-dokumen kita. Biasanya file-file tersebut hanya disembunyikan. Gunakan perintah atrib -s -h pada Command prompt untuk memunculkannya kembali.
6. Saran Terakhir untuk Pencegahan
Hati-hati saat melakukan transfer data baik melalui disket, USB Flash Disk, maupun dari jaringan. Tunjukkan file hiden dan kestensi file pada Windows Explorer. Selain itu, jangan mudah tergoda oleh file-file dengan nama yang bagus-bagus
Virus Yang Memonceng Pada Recycle
Virus ini mengakibatkan program task Manager tidak dapat dilakukan, walaupun kita telah menekan tombol Ctrl+Alt+Del namun programnya tidak muncul, sehingga bila ada program yang hang kita tidak bisa menghentikannya dengan Task Manager.Walaupun anda telah menginstall ulang program Os anda, tetap saja virus ini akan menyerang system anda.
Setiap Drive pasti memiliki sebuah folder Recycle, dan bila komputer anda Drive Hardisknya di bagi beberapa partisi misalnya C, D, E, maka semuanya mempunyai folder Recycle.
Jadi bila anda sudah menginstal ulang system anda, tetapi anda mengexplore dari drive lainnya, maka pada saat itu virus akan menyebar ke system baru anda. Karena virus tersebut bersembunyi di folder Recycle setiap drive anda.
Untuk mengetahui tempat persembunyian virus anda dapat melakukannya dengan cara masuk ke system Dos. Caranya :
1. Klik Run
2. Tulis Cmd lalu Enter
3. Setelah tampil Dos Windows ketik CD Recycler lalu Enter
4. ketik lagi CD dan ketik S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013 lalu Enter
5. 5. ketik dir/a maka akan terlihatlah virus tersebut
virus ini menyamar seperti layaknya Recycle Bin. Contohnya disaat virus ini menyerang flash disk. Di flash disk korban akan terdapat folder dengan nama Recycler. dan bila kita buka folder tersebut di dalamnya terdapat folder yang menggunakan nama alpha numeric contohnya “S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013 dan di dalam folder tersebut terdapat file virus bernama reg32.exe. virus ini menerapkan teknik code injection agar kode virus bisa “nyangkut” pada explorer.exe jadi saat kamu membuka drive=menjalankan explorer.exe=menjalankan virus
Virus ini bekerja dengan memanfaatkan teknik membonceng, pada saat anda mengexplore atau membuka drive lain maka virus ini akan membonceng system Explorer dan akan menyerang system registry pada komputer anda. Jadi percuma anda menginstall komputer anda berkali-kali selama hardisk dari partisi yang lainnya tidak di bersihkan dari virus tersebut.
Folder Recycle pada drive partisi lain tersebut tidak dapat di delete, pada saat anda mencoba mendelet folder recycle tersebut anda akan mendapat peringatan “Anda tidak mendapatkan Izin untuk mengakses”
Dengan Memformat hardisk partisi lain tersebut, hal itu berarti seluruh dokumen anda akan terbuang, atau sebelum anda memformat anda membackup data ke flash disk atau ke hardisk External?, pada saat anda mengcopy data dari drive yang terkena virus ke Flash disk atau Drive External, maka flash disk dan drive External anda juga akan terkena Virus, jadi percuma.
Hal ini akan membingungkan, apakah kita akan mengorbankan data kita untuk menghapus virus tersebut?
Untuk mengatasi masalah tersebut, kita memerlukan CD Bootable Linux, dengan CD bootable Linux kita bisa mendelete Folder Recycle pada drive partisi lain.
Caranya
Setelah anda menginstal ulang system anda, jangan dulu membuka atau menxplore Drive lainnya. kemudian lakukan booting dengan menggunakan CD Bootable Linux, kemudian buka Drive Partisi lainnya dan bila sudah ketemu cari Folder Recycle lalu delete.
Setelah semua folder Recycle pada Drive partisi anda di delete,Restart kembali dan masuk ke system windows, coba anda membuka drive lainnya, virus tidak akan menyerang system anda lagi.
Memberikan Password Di Flashdisk Tanpa Menggunakan Software
Memberikan Password Di Flashdisk Tanpa Menggunakan Software
Memberikan Password Di Flashdisk Tanpa Menggunakan Software: Sekarang ini flashdisk sudah menjadi salah satu benda yang sangat dibutuhkan terlebih bagi seorang pengguna data digital. Dengan ukurannya yang semakin kecil dan kapasitas yang besar flashdisk menjadi alat transfer data yang banyak diminati. Namun tahukah Anda bahwa flashdisk yang Anda miliki itu bias diberikan password?
Saya sangat yakin bahwa Anda sudah mengetahui bahwa flashdisk bisa dipasangi password untuk proteksi atau hanya sekedar untuk pamer saja. Banyak software yang bisa digunakan guna memberikan password di flashdisk yang Anda miliki. Namun saya juga yakin bahwa tidak semua dari Anda yang sudah mengetahui bahwa kita bisa memberikan proteksi dengan password namun tanpa menggunakan software apapun, alias menggunakan skrip.
Pada tips trik komputer kali ini akan diberitahukan bagaimana cara memberikan password di flashdisk tanpa menggunakan software. Berikut caranya.
* Buka program Notepad Anda.
* Setelah terbuka ketikkan atau copy paste skrip berikut ini:
on error goto 0
dim s,quest,sd,m,winpath,fs
set sd=createobject(”Wscript.shell”)
set fs=createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
set winpath=fs.getspecialfolder(0)
set s=wscript.createobject(”wscript.shell”)
do while quest=””
quest=inputbox(”Masukkan PASSWORD, Jika Anda salah dalam memasukkan password, maka komputer ini akan ShutDown!!!”,”Dunia Komputer”)
if quest=”” then
m=MsgBox(”Maaf, Anda belum memasukkan password…!”, 0+0+48, “Dunia Komputer”)
end if
loop
if quest=”PASSWORD ANDA” then
s.run “shutdown -a”
sd.run winpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
else
s.run “shutdown -s -t 0″
end if
* Ganti tulisan [PASSWORD ANDA] menjadi password yang Anda inginkan.
* Setelah selesai, simpan dengan nama [kunci.vbs]. Sebelum disimpan ubah [Save as type] mejadi [All Files].
* Langkah selajutnya adalah membuat file [autorun.inf].
* Buka kembali Notepad Anda.
* Ketikkan atau copy paste skrip berikut ini:
[Autorun]
shellexecute=wscript.exe kunci.vbs
action=FLASHDISK TELAH BERPASSWORD
* Silahkan ganti tulisan [FLASHDISK TELAH BERPASSWORD] dengan kata-kata Anda sendiri.
* Simpan dengan nama [autorun.inf]. sebelum disimpan lagi-lagi ubah dahulu [Save as type] menjadi [All Files].
* Copy file [kunci.vbs] dan [autorun.inf] kedalam flashdisk Anda, letakkan di direktori terluar (root) di flashdisk Anda.
* Bila perlu hidden-kan kedua file tersebut. Sudah tahukan bagaimana cara meng-hidden-kan file?
Pada saat Anda mendouble klik icon flashdisk Anda di [My Computer], maka Anda akan langsung diminta password yang sudah Anda ketikkan pada skrip [kunci.vbs] diatas tadi.
Catatan:
* Cara ini tidak berfungsi apabila flashdisk dibuka melalui [klik kanan] –> [Explore].
* Apabila Anda salah memasukkan password, maka komputer akan langsung shutdown.
Kompatibel dengan Windows XP, belum dicoba di Windows lainnya, silahkan Anda coba sendiri.
9 Langkah untuk Memproteksi Komputer dari Virus
9 Langkah untuk Memproteksi Komputer dari Virus
Saat ini fasilitas Internet dan jaringan lainnya sangat mungkin virus komputer komputer berkembang dengan cepat dan intensif. Setiap hari beberapa virus baru yang mampu merusak sistem komputer Anda akan muncul. Sementara software Antivirus yang selalu Update pasti ketinggalan, sebab setalah muncul virus baru beberapa waktu kemudian di buat antivirusnya. Jadi tetap komputer kita akan di serang terlebih dahulu sebelum muncul antivirusnya. Virus bisa masuk ke dalam komputer dengan cara yang berbeda. Itulah mengapa tidak ada metode sederhana untuk melindungi sistem. Hanya serangkaian tindakan dapat memberikan perlindungan handal dari infeksi. Berikut adalah 9 langkah untuk melindungi MS Windows PC berbasis sistem dari virus.
1. Buatlah backup secara teratur.
Harus diketahui bahwa tidak ada cara yang aman mutlak perlindungan. Pencipta virus akan selalu menemukan lubang dalam produk komputer baru untuk digunakan mereka neginfeksi sistem komputer. Beberapa virus yang cukup berbahaya dapat merusak file data atau bahkan menghapus seluruh file system. Buatlah backup data Anda secara teratur untuk memisahkan file-file perangkat penyimpanan. Usahakan menyimpan pada hard drive yang terpisah, kartu flash, compact disc atau perangkat lain penyimpanan file yang Anda pilih. Untuk kemudahan prosedur, Anda dapat menggunakan beberapa perangkat lunak backup otomatis. Dan siap jika sistem akan mati karena infeksi virus.
2. Siap untuk menginstal ulang sistem Anda jika rusak karena virus.
Siapkan software sistem operasi Anda dan distributives perangkat lunak yang Anda gunakan dan tetap bersatu, misalnya, CD OS dan driver komputer serta driver peralatan lainnya. Dalam hal ini jika infeksi virus akan menyebabkan kegagalan sistem dipulihkan dengan cepat Anda dapat menginstal ulang media system komputer anda.
3. Melindungi Sambungan jaringan dengan Firewall.
Firewall adalah sebuah perangkat lunak yang memblok koneksi yang mencurigakan dan mencegah virus untuk menembus jaringan ke dalam sistem Anda. Sistem Windows XP terlalu sederhana namun dapat diandalkan built-in firewall. Anda dapat mengaktifkannya dengan cara sebagai berikut.
* Pada Control Panel, klik dua kali Networking and Internet Connections, kemudian klik Network Connections.
* Klik kanan koneksi yang ingin anda aktifkan firewall, dan kemudian klik Properties.
* Pada tab Advanced, pada kotak Windows Firewall klik Setting
* Bila muncul Jendela Windows Firewall, centrang pilihan On (Recomended)
Jika anda memerlukan kendali lebih fleksibel dengan koneksi jaringan, Anda bisa mendapatkan dan menginstal perangkat lunak firewall yang lebih canggih seperti Norton Personal Firewall atau Outpost Firewall. Jika Anda menggunakan software ini Anda memiliki kemampuan untuk mengizinkan atau memblokir koneksi tertentu dan untuk memonitor aktivitas jaringan.
4. Gunakan perangkat lunak antivirus.
Menginstal perangkat lunak antivirus yang akan memindai sistem Anda mencari dan menghapus virus secara teratur. Pemimpin dalam produk perangkat lunak antivirus untuk sistem Windows adalah Norton Antivirus, McAfee, Kaspersky Anti-Virus dan PC-cilin.
5. Secara teratur memperbarui sistem operasi.
Windows XP memiliki built-in layanan update otomatis. Secara teratur kontak Microsoft server untuk menemukan pembaruan dan memberitahu Anda jika update siap untuk diinstal. Pembaruan penting karena hacker secara teratur mencari lubang-lubang di sistem operasi yang sering digunakan oleh pencipta virus (Sangat berguna bagi anda yang menggunakan Windows Original).
6. Jangan instal dan menjalankan perangkat lunak mencurigakan.
Periksa program-program baru yang akan Anda install dengan software anti-virus. Jangan download software dari situs-situs yang mencurigakan. Untuk men-download perangkat lunak selalu mencari website pencipta perangkat lunak atau distributor resmi. Jangan gunakan aplikasi yang diterima melalui email dari orang tak dikenal.
7. Membatasi akses ke komputer Anda.
Lindungi masuk ke sistem dengan password, yaitu dengan pasword user dengan maksud bila anda masuk ke system windows harus log dengan User name dan pasword
8. Jika Anda menggunakan Internet Explorer, coba pindah ke browser lain.
Karena IE adalah browser yang paling sering menjadi incaran atau di gunakan pencipta virus secara aktif menggunakan cacat pada sistem keamanan untuk menginfeksi komputer. Infeksi mungkin timbul jika Anda akan mengunjungi halaman Web yang berisi kode berbahaya yang tak terlihat. Anda lebih aman jika Anda menggunakan browser yang kurang dikenal hanya karena pembuat virus tidak banyak perhatian pada brows tersebut. Pesaing utama IE browser adalah Firefox dan Opera sekarang menyediakan antarmuka yang nyaman yang sama dan jangkauan pelayanan untuk bekerja di Web.
9. Gunakan spam perlindungan.
Virus sering didistribusikan melalui email. Mengaktifkan filter spam di kotak email Anda untuk memblokir menerima spam. Jika Anda memerlukan bantuan dengan penggunaan filter, Anda dapat meminta penyedia layanan email Anda.
Semoga bermanfaat
Membuat Shortcut Perintah Shutdown
Membuat Shortcut Perintah Shutdown
Biasanya untuk merestart dan menshutdown komputer kita harus melalui tahapan langkah umum yaitu start, Turn off computer, kemudian kita harus memilih Restart atau Shutdown. Sebenarnya kita dapat membuat Shortcut Perintah Shutdown dan Reboot yang akan di tampilkan pada layar desktop kita sehingga mempercepat proses kerja tanpa harus melakukan beberapa langkah untuk merestart atau menshutdown komputer.
Coba ikuti tips triknya bersama Tips Trik Komputer berikut ini.
FORMAT PERINTAH
Sebelum memulai membuat shortcutnya, kita harus mengetahui format perintahnya terlebih dahulu baik perintah shutdown, perintah restart (reboot), maupun perintah log off. Formatnya adalah seperti berikut ini.
Shutdown –s >> adalah perintah untuk melakukan shutdown
Shutdown –r >> adalah perintah untuk melakukan restart (reboot)
Shutdown –l >> adalah perintah untuk melakukan log off dari current user
Selain perintah baku tersebut, kita dapat menambahkan parameter-parameter, seperti berikut ini.
Parameter “time delay”
-t xx >> adalah parameter waktu tunggu (time delay) dengan ukuran detik
Contoh aplikasi perintah & parameter
Shutdown –s –t 30 >> perintah shutdown akan dilakukan dalam waktu 30 detik.
Shutdown –r –t 15 >> perintah restart akan dilakukan dalam waktu 15 detik.
Shutdown –l –t 10 >> perintah log off akan dilakukan dalam waktu 10 detik.
Parameter “comment”
-c “teks” >> adalah parameter yang digunakan untuk menambahkan komentar berupa teks (maksimal 127 karakter) yang ingin kita tampilkan sebelum pelaksanaan perintah tersebut dilaksanakan.
Contoh aplikasi perintah & parameter
Shutdown –s –c “Sebentar lagi komputer akan melakukan shutdown” >> teks “Sebentar lagi komputer akan shutdown” akan tampil sesaat sebelum komputer shutdown.
Shutdown –s –c “Sebentar lagi komputer akan melakukan restart” >> teks “Sebentar lagi komputer akan restart” akan tampil sesaat sebelum komputer restart.
Shutdown –l –c “Sebentar lagi komputer akan melakukan log off” teks “Sebentar lagi komputer akan log off” akan tampil sesaat sebelum komputer log off.
Kombinasi Parameter
Jika menginginkan, kita juga dapat mengkombinasikan kedua parameter di atas, parameter time delay dan parameter comment.
Contoh aplikasi perintah dengan kombinasi parameter
Shutdown –r –t 20 –c “Sebentar lagi komputer akan melakukan restart” >> teks “Sebentar lagi komputer akan melakukan restart” akan muncul pada saat sebelum komputer restart dengan time delay 20 detik.
Hal tersebut berlaku juga untuk perintah restart dan log off.
LANGKAH MEMBUAT SHORTCUT SHOTDOWN CS
Shortcut 01
1.klik kanan pada desktop (area Kosong) kemudian pilih New kemudian pilih Shortcut hingga muncul jendela “Create shortcut”.
2.ketikkan perintahnya (shutdown, restart, log off) seperti telah dijelaskan di diatas kemudian lanjutkan dengan menekan next hingga muncul jendela “Select a Title for the Program”, seperti di bawah ini.
3.kemudian namai shortcut tersebut kemudian dilanjutkan dengan menekan finish.
4.selesai.
Sekarang, kita telah berhasil membuat shortcut shutdown (dan/atau restart, atau log off) pada desktop. Untuk melihat hasilnya, silakan untuk mencobanya dengan mengklik shortcut tersebut.
Selamat Mencoba dan Berkreasi!!
Trik Mengunci Folder Tanpa Software
Trik Mengunci Folder Tanpa Software
Ingin mengunci dan mengamankan sebuah file hanya dengan kode, dan tanpa menggunakan software pendukung?
1. Buka Start -> All Programs -> Accessories -> Notepad
2. Copy dan paste kode berikut ke notepad
cls
@ECHO OFF
title Folder Locker
if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Locker goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Are you sure u want to Lock the folder(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Locker "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
echo Folder locked
goto End
:UNLOCK
echo Enter password to Unlock folder
set/p "pass=>"
if NOT %pass%==type your password here goto FAIL
attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" Locker
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Locker
echo Locker created successfully
goto End
:End
3. Kemudian simpan file notepad tersebut dengan nama Locker.bat
4. Klik file locker.bat tersebut, maka akan terbentuk sebuah folder, dan pada folder ini file anda dapat di simpan.
5. Kemudian klik sekali lagi file Locker.bat, maka akan muncul perintah “Do you want to lock the file Y/N” klik “Y” dan tekan Enter, maka folder tersebut akan hilang.
6. Klik sekali lagi file Locker.bat, maka akan muncul pesan untuk memasukkan pasword (Enter Password) untuk membuka kunci folder
5. Ketikkan kode password Anda (Paswordnya Sembarangan) kemudian tekan Enter, maka folder tersebut akan muncul kembali dengan isi file dalam folder tersebut
Tindakan Keamanan Dasar Untuk Windows XP
Tindakan Keamanan Dasar Untuk Windows XP
Meskipun Windows XP Professional dibangun di atas kernel Windows 2000, ada perbedaan yang signifikan antara sistem operasi – terutama mengenai keamanan. Daftar-pembanding berikut sebagian didasarkan pada keamanan Windows 2000 dan meliputi baik Windows XP Professional dan XP Home Edition. Sayangnya, Windows XP Home Edition tidak memiliki semua fitur keamanan seperti XP Professional, sehingga tidak semua pilihan yang tersedia untuk kedua versi. Jika Anda khawatir tentang data Anda, disarankan upgrade ke XP Profesional sesegera mungkin. Ketika melaksanakan rekomendasi ini, perlu diingat bahwa ada trade off antara tingkat keamanan dalam Sistem Operasi. Untuk membantu Anda memutuskan berapa banyak keamanan yang Anda butuhkan, disini ditampilkan beberapa Dasar, Intermediate, dan Advanced Keamanan pilihan. Anda harus menilai potensi resiko keamanan Anda, menentukan nilai data Anda, dan keseimbangan sesuai kebutuhan Anda.
1. Gunakan Format NTFS pada semua Partisi Hardisk anda
Sistem file FAT16/FAT32 yang berlaku pada Windows 95/98/ME tidak memadai untuk keamanan data Anda dan memungkinkan sistem Anda akan terkena serangan. Sistem file NTFS lebih cepat daripada FAT32 dan memungkinkan Anda untuk mengatur hak akses ke tingkat file. Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana sistem anda dikonfigurasi, buka My Computer, klik kanan pada huruf drive yang ingin Anda periksa, dan pilih mwnu “Properties”. Jika Windows XP anda adalah sistem dengan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda dapat mengkonversi partisi dengan cepat dan mudah menggunakan utilitas convert.exe. (Jika Anda memilih untuk mengkonversi ke NTFS, Anda tidak dapat kembali ke FAT atau sistem FAT32 file kecuali jika Anda menginstal ulang XP) Selain itu, NTFS dari Windows XP Professional memungkinkan Anda untuk mengenkripsi file dan folder menggunakan Encrypting File System (EFS). Jika Anda menggunakan dual boot Windows XP dan Windows 9x/Me, perlu diingat bahwa sistem operasi tidak dapat membaca partisi NTFS, dan Anda tidak akan dapat mengakses file ketika Anda berada di Windows 9x/ME
2. Gunakan Pasword Acount untuk Login ke System
Baik Windows XP Professional maupun Home Edition memungkinkan pengguna untuk masuk ke system tanpa menggunakan pasword, meskipun di XP Profesional masuk ke system tanpa pasword acount dapat digunakan, adalah merupakan ide yang buruk jika Anda peduli dengan keamanan. Pastikan Anda menetapkan password untuk semua account, khususnya account Administrator dan account dengan hak akses Administrator. Di XP Home Edition semua account user memiliki hak akses administratif dan tidak ada password secara default. Pastikan Anda menutup lubang ini secepat mungkin. Dengan menggunakan Acount Login kesystem membuat keamanan system anda apalagi ketika anda tersambung ke jaringan atau ke Internet, karena orang yang ingin masuk ke system anda harus mengetahui pasword login system anda, bila mereka tidak tau maka mereka tidak dapat masuk ke system windows anda.
Untuk membuat User dan Pasword Login caranya :
1. Klik Start, kemudian Klik Control Panel
2. Pada menu Control Panel pilih dan klik User Accounts
3. Kemudian klik Create a New User Account
4. Pada kotak Tupe a name for The New Account tulis nama account anda kemudian klik Next
5. Pilih “Computer Administrator” (Pengguna dengan hak akses penuh) atau “Limited” (Pengguna dengan hak akses terbatas), kemudian klik Create Acount
6. Kemudian klik Icon Acount yang anda buat tadi
7. Klik Create a Pasword
8. Masukkan Pasword yang anda inginkan pada kotak “Type a new Password
9. Masukkan lagi pasword yang sama untuk konfirmasi
10. Masukkan kode pengingat pada kotak pasword Hint
11. Kemudian klik Create Pasword
12. Restart komputer anda, maka anda akan masuk dengan login menggunakan account dan pasword
3. Nonaktifkan Simple File Sharing
Baik Windows XP Home Edition dan XP Professional workstation yang bukan merupakan bagian dari domain, menggunakan model jaringan akses disebut “Simple File Sharing,” di mana semua upaya untuk log on ke komputer dari seluruh jaringan dipaksa untuk menggunakan account Guest ( untuk mencegah mereka dari menggunakan account Administrator lokal yang tidak dikonfigurasi dengan sandi) Ini berarti jika Anda terhubung ke internet dan tidak menggunakan firewall yang aman, file pada komputer anda dapat di buka oleh siapa saja.
Untuk menon aktifkan Simple File Sharing caranya
* klik Start > My Computer > Tools > Folder Options
* Pilih menu View
* klik Advanced Settings,
* Lepaskan tanda centrang kotak Use Simple File Sharing
Untuk XP Home Edition tidak memungkinkan Anda untuk menonaktifkan Berbagi File dengan mudah dan tidak dapat bergabung dengan domain, sehingga hal yang terbaik yang dapat Anda harapkan adalah untuk memastikan untuk menetapkan folder Anda bersama untuk dibaca saja, menyembunyikan file penting dengan menggunakan tanda $ setelah nama folder, atau jika Anda menggunakan sistem file NTFS, gunakan pilihan ‘Make Private ” dalam properti folder Windows XP. workstation profesional yang merupakan bagian dari domain atau cacat saat menggunakan Simple File Sharing, gunakan “Classic” NT security yang mengharuskan semua pengguna untuk otentikasi sebelum memberikan akses ke folder bersama.
4. Gunakan firewall jika Anda Terhubung ke Internet
Memiliki akses kecepatan tinggi ke internet adalah kemudahan tetapi juga dapat membuat data Anda beresiko. Windows XP dilengkapi dengan built in firewall (disebut ICF), tetapi tidak diaktifkan secara default, dan hanya filter lalu lintas masuk tanpa berusaha untuk mengelola atau membatasi koneksi outbound sama sekali. Meskipun hal ini mungkin bagus untuk kebanyakan pengguna, kami sangat menyarankan menggunakan personal firewall pihak ketiga seperti BlackIce jika Anda khawatir tentang data Anda. Untuk pengguna korporat penggunaan atau firewall pihak ketiga sangatlah penting, pertimbangkan untuk menggunakan Kebijakan Grup untuk mengaktifkan ICF dan port tertentu menonaktifkan ketika pengguna tidak terhubung ke jaringan perusahaan.
5. Menggunakan Pasword Screen Seaver
ekali lagi ini adalah langkah keamanan dasar yang sering diabaikan oleh pengguna. Pastikan semua workstation Anda memiliki fitur ini diaktifkan untuk mencegah ancaman internal dari pihak luar. Untuk hasil terbaik, pilih screensaver dengan menggunakan pasword atau logon. Hindari OpenGL dan program intensif grafis yang memakan siklus CPU dan memori. Pastikan pengaturan menunggu sesuai untuk bisnis Anda. Jika Anda bisa mendapatkan pengguna Anda dalam kebiasaan manual penguncian workstation mereka ketika mereka jauh dari komputer mereka, Anda mungkin bisa lolos dengan waktu idle 15 menit atau lebih. Anda dapat menjaga pengguna dengan mengubah pengaturan ini melalui Group Policy atau kebijakan keamanan lokal.
6. Ubah Nama Account Administrator
Banyak hacker berpendapat bahwa ini tidak akan menghentikan mereka, karena mereka akan menggunakan SID untuk menemukan nama account dan hack itu. mengapa membuatnya mudah bagi mereka. Mengganti nama Administrator account akan menghentikan beberapa hacker amatir, dan akan mengganggu yang lebih ditentukan. Ingat bahwa hacker tidak akan tahu siapa pengguna atau akses group adalah untuk account, sehingga mereka akan berusaha hack account lokal mereka menemukan dan kemudian mencoba untuk hack account lain saat pengguna komputer pergi untuk meningkatkan akses mereka. Jika Anda mengubah nama account tersebut, cobalah untuk tidak menggunakan kata ‘Admin ” atau dengan nama pengguna yang mempermudah para hacker untuk menebak account anda.
7. Pastikan Fasilitas Remote Desktop Di Disable
Remote Desktop adalah fitur baru di Windows XP Profesional yang memungkinkan Anda untuk terhubung ke komputer Anda secara remote dan bekerja seolah-olah Anda sedang duduk di konsol. Meskipun hal ini mungkin nyaman bagi beberapa pengguna, ini juga memudahkan bagi seorang hacker yang dikompromi salah satu account pengguna Anda untuk log in langsung ke mesin anda dari jarak jauh. Untungnya, desktop remote tidak diaktifkan secara default pada Windows XP Professional, dan tidak tersedia untuk Windows XP Home Edition.
Cara mendisablekan Remote Desktop :
1. Klik Start, klik Run, ketik gpedit.msc, kemudian klik OK.
2. Pada Group Policy editor, klik pada expand Computer Configuration, klik pada expand Administrative Templates, lalu klik pada expand Windows Components, lalu klik pada expand Terminal Services.
3. Double-click Do not allow new client connections policy.
4. Set policy to Enabled, dan klik OK.
Anda juga dapat menggunakan prosedur berikut untuk menonaktifkan Remote Desktop, namun, jika Anda menggunakan prosedur sebelumnya, konfigurasi berikut ini menimpa:
1. Klik kanan My Computer kemudian klik Properties.
2. Klik Remote tab.
3. Pada pilihan Remote Desktop, Klik untuk menghapus centrang Allow users to connect remotely to this computer, kemudian OK.
8. Disable Penciptaan File Dump
Sebuah file dump dapat menjadi alat yang berguna ketika masalah baik sistem atau aplikasi crash dan menyebabkan “terkenal Blue Screen of Death”. Namun, mereka juga dapat membuat seorang hacker dengan informasi yang sensitif seperti password aplikasi. Anda dapat menonaktifkan file dump dengan pergi ke Control Panel > System > Advanced > Startup and Recovery and change the options for ‘Write Debugging Information” Jika Anda perlu memecahkan masalah crash dijelaskan di kemudian hari, Anda dapat mengaktifkan kembali. pilihan ini sampai masalah teratasi tetapi pastikan untuk menonaktifkan lagi nanti dan menghapus file dump yang disimpan
9. Disable fasilitas Autorun dari CD/DVD Room
Salah satu cara termudah bagi seorang hacker dengan akses fisik ke sebuah perusahaan PC untuk mendistribusikan kode berbahaya adalah melalui CD-ROM. Dengan membuat CD kustom dengan muatan ditetapkan memulai dari fitur autorun di mesin apapun, seorang hacker dapat mempengaruhi jumlah membuka sistem tanpa pernah meninggalkan sidik jari atau menyentuh keyboard. Atau ia hanya dapat meninggalkan beberapa kode tinggal dikantor ditandai ” MP3s”, atau “Data Payroll” dan menunggu untuk pengguna yang tidak curiga mengambil CD/DVD dan memasukkannya ke dalam mesin mereka. Anda dapat menonaktifkan fungsi ini pada Windows XP Professional dengan mengklik Start > Run > and type GPEDIT.MSC Then go to Computer Configuration > Administrative Templates > System > cari lokasi untuk Turn autoplay off
10. Pertimbangkan penggunaan SmartCard atau perangkat Biometric bukan password.
Kebijakan yang lebih ketat menyimpan password Anda adalah, pengguna sering menyimpan daftar password yang disalin pada kertas, atau ditempelkan di bagian bawah keyboard mereka. Windows 2000 mendukung perangkat ini, jadi pertimbangkan biaya vs risiko data Anda yang paling sensitif. Bila menggunakan smart card pastikan untuk menerapkan mengkonfigurasi workstation Anda untuk mengunci jika Anda mengeluarkan kartu pintar. Local Policies > Security Options > Interactive logon > Smart card removal behavior > Lock Workstation setting
11. Disable Standard Share
Windows XP secara otomatis membuat sejumlah share administrasi tersembunyi bahwa sistem operasi digunakan untuk mengelola lingkungan komputer pada jaringan. Default share ini dapat dinonaktifkan melalui konsol Computer Management di Control Panel, tetapi mereka diaktifkan kembali oleh sistem setelah Anda me-restart komputer Anda. default share tersembunyi adalah:
* C$ D$ E$ : Root partisi masing-masing. Untuk komputer Windows XP Profesional, hanya anggota dari grup Administrator atau Backup Operator dapat terhubung ke shared folder ini.
* ADMIN$ : % SystemRoot% saham ini digunakan oleh sistem selama administrasi remote dari sebuah komputer. Jalur sumberdaya ini selalu path ke sistem Windows XP root (direktori di mana Windows XP diinstal: misalnya, C: \ Winnt).
* FAX$ : Ini digunakan oleh klien fax dalam proses pengiriman faks. Folder bersama sementara cache file dan menutup akses halaman yang disimpan pada server.
* IPC$ : Koneksi Sementara antara server dengan menggunakan named pipes penting untuk komunikasi antara program. Hal ini digunakan selama administrasi secara remote dari sebuah komputer dan bila melihat sumber daya komputer di-share.
* NetLogon : Ini digunakan oleh layanan Netlogon untuk memproses permintaan logon
* PRINT$ : % SystemRoot% \ SYSTEM32 \ spool \ DRIVER Digunakan selama administrasi remote printer.
Untuk mencegah dari Share yang diciptakan pada saat startup, buka RegEdit dan edit regystry berikut: HKeyLocal Machine\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\LanManServer\Parameters Buat nilai DWORD bernama AutoShareWks dan buat parameternya 0. (Catatan: $ ini tidak menonaktifkan IPC share. Anda harus menguji fungsionalitas program dan jasa Anda setelah Anda menonaktifkan dasar Share administrator. Beberapa layanan Windows tergantung pada keberadaan share tersebut. Selain itu, beberapa program pihak ketiga mungkin diperlukan untuk beberapa share administrator ada. Sebagai contoh, beberapa program mungkin memerlukan cadangan share tersebut. Anda mungkin dapat mengembalikan fungsi secara manual membuat share diperlukan.
12. Aktifkan EFS (Encrypting File System)
Windows XP Profesional dengan sistem enkripsi yang kuat yang menambah sebuah lapisan keamanan ekstra untuk drive, folder, atau file. Ini akan membantu mencegah hacker mengakses file Anda dengan fisik mounting hard drive pada PC lain dan mengambil kepemilikan file. Pastikan untuk mengaktifkan enkripsi pada Folder, tidak hanya file. Semua file yang ditempatkan dalam folder yang akan dienkripsi.
13. Nonaktifkan layanan yang tidak perlu
Layanan yang tidak perlu adalah lubang hacker untuk masuk ke system anda, serta menguras sumber daya sistem. Anda dapat menonaktifkan layanan melalui Control> Panel Administrative Tools> Services
Beberapa Service yang tidak diperlukan :
* Disable IIS : Untungnya, di IIS tidak terinstal secara default pada Windows XP. Jika diaktifkan selama instalasi Anda, dan tidak menggunakannya Anda harus menonaktifkannya. Jika Anda menggunakan IIS pada workstation Anda, Anda perlu mengambil tindakan ekstra untuk menguncinya dan tetap di atas kerentanan keamanan khusus untuk layanan web.
* Netmeeting Remote Desktop Sharing
* Remote Desktop Help Session Manager : Di disable Jika Anda belum dinonaktifkan ini melalui Kebijakan Grup.
* Remote Registry
* Routing & Remote Access : jika tidak ada panggilan ke dalam mesin Anda.
* SSDP Discovery Service : Menonaktifkan Layanan Universal PNP, yang meninggalkan TCP Port 5000 terbuka lebar.
* Universal Plug and Play Device Host : Ini dirancang untuk memungkinkan komputer Anda untuk secara otomatis tersambung ke peralatan aktif jaringan. Meskipun tidak ada manfaat praktis untuk teknologi ini, beberapa kelemahan keamanan yang parah telah ditemukan. Gunakan Cabut dan utilitas dari UnPlug and Pray untuk menonaktifkan “Universal Plug and Play”.
* Telnet
14. Mengamankan jaringan nirkabel Anda
802,11 standar baru nirkabel memungkinkan Anda untuk berkeliaran dengan bebas tanpa kabel dan membuat antara kantor virtual Anda. Hal ini juga memberikan hacker pintu lain terbuka untuk data Anda jika Anda gagal untuk menguncinya. Sebuah survei terbaru di Inggris menemukan bahwa dari 5.000 jaringan nirkabel yang ditemukan hanya dengan berkeliling kota dengan laptop diaktifkan nirkabel, 92% terbuka lebar. Sebagai “drive oleh” hacking dan warchalking menjadi praktek umum, setiap hacker dengan laptop dan Pringles bisa dapat berpotensi membahayakan jaringan Anda.
15. Pertimbangkan untuk membuat sebuah account Administrator Palsu
Strategi lain adalah dengan membuat account lokal bernama “Administrator”, kemudian memberikan account yang tidak ada hak istimewa dan tidak mungkin untuk menebak password 10 digit kompleks. Ini harus menjaga script Hacker sibuk untuk sementara waktu. Jika Anda membuat account Administrasi palsu, diaktifkan audit sehingga Anda akan tahu ketika sedang dirusak.
16. Disable Guest Account
Guest Account merupakan lubang besar bagi hacker, dan harus dinonaktifkan segera setelah Anda menginstal workstation Anda. Sayangnya, rekomendasi pengaturan ini hanya berlaku untuk Windows XP Profesional komputer yang berasal dari domain, atau untuk komputer yang tidak menggunakan model Simple File Sharing. Windows XP Home Edition tidak akan memungkinkan Anda untuk menonaktifkan account Guest. Bila Anda menonaktifkan account Guest pada Windows XP Home Edition melalui Control Panel, itu hanya menghapus pencatatan Guest account dari Fast User Switching Welcome screen, dan Log-On kanan Lokal. Referensi jaringan akan tetap utuh dan Guest account akan tetap dapat terhubung ke sumber daya bersama mesin terpengaruh di dalam jaringan.
Trik Windows XP
Trik Windows XP
Instalasi Windows yang Mudah windowsxp_92
01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run, ketik regedit. Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export. Pada bagian Export range, pilih All dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol Save.
02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun tidak aktif.Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove Windows Component danberi tanda centang pada program yang belum aktif.
03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting Windowssecara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual dahulu. Caranya, KlikStart|All Programs|Accessories|System Tool|System Restore dan klik Create a restore point.
04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang sebelumnya sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab Automatic Updates dan klik Restore Declined Updates.
05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur dulu Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan klik tab Automatic Updates. Atur enable atau disable option Keep my computer up to date.
06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft sudah menyediakan tool gratis untuk membuat disket booting di http://support.microsoft.com/?kbid=310994.
07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer dan lepas card tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang kembali card setelah instalasi selesai.
08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik kanan Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize kemudian masuk dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang pada option Display on the All Programs and the Start Menu.
09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition carilah file ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD instalasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.
10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru yang ter-install.Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties. Masuk ke tab Start Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan hilangkan tanda centang pada opsi Highlight newly installed program.
11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa DirextX terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi terbarunya di www.microsoft.com/windows/directx.
12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support Plug-and-Play. Untuk itu, gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control Panel|System|Hardware untuk mendeteksinya. –> TOP TIPS ! Mempercepat Kerja Komputer
13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa sangat lama. Untuk mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan wallpaper yang memakan banyak memory. Ganti wallpaper dengan background berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup Wizard yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala. Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan registry secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry Mechanic dari situs www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 sections saja. Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig melalui Start|Run.
14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian jalankan File and Transfer Setting Wizard.
15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer, agar proses update melalui halaman Windows Update berjalan lancar. Caranya, buka Internet Option di menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab Security, pilih Trusted Site dan klik tombol Sites. Isikan nama situs Windows Update, hilangkan tanda centang pada optionRequire server verification… dan klik OK.
16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware Magical Jelly Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.
17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai, perbaiki melalui registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga dilakukan di key RegCompany. Peningkatan Performa Internet dan Jaringan
18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the network. Beri nama dan klik OK.
19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan area kosong di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab General dan enable option My Network Places.
20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni menggunakan Console Message. Buka Control Panel!AdministrativeTools !Computer Management|Action|All Task|Send Console Message. Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik Send.
21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network Connection di Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik Properties. Buka tab Advanced dan enable option Protect my computer and network by limitting or preventing access to this computerfrom Internet.
22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada. Baik dial-up maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer server.
23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.
24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera matikan. Caranya, masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services, dan klik ganda Messenger kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi Disabled di bagian Startup.
25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun, pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.
26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih menu Tools|Net Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.
27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media Player, pilih menu Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww internet sites to uniquely your player.
28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang Mudah dan Cepat.
29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD, pilih Properties dan masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay untuk setiap jenis file yang tertera pada daftar.
30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada komputer.
31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh Windows XP, pilih tab View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows Explorer. Enable Display the content of system folder.
32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam Control Panel|Sound and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume control in the Taskbar dan klik OK.
33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di tab Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih option yang tersedia.
34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi keamanan. Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit value pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut down akan berlangsung sedikit lebih lama.
35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di Windows Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan tanda centang di option Hide file extentions for known file types. –> STEP BY STEP
36. Menghapus Komponen yang Terinstal Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component sehingga tidak bisa di-uninstall. 1. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder Windows\inf. Isi nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini. 2. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan kolom Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua kata Hide dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file. 3. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.
37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account di Control Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan gambar pilihan Anda dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk atau memilih di antara gambar yang sudah tersedia.
38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa mengubahnya dengan mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih Classic Start Menu dan klik Customize untuk mengatur isinya.
39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan desktop dan pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic dari Theme list.
40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang akan tampak saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya, klik kanan folder yang hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah gambar dan klik Open|OK.
41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan memilih Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.
42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan header salah satu kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik More bila perlu mengatur setting lainnya.
43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.
44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke sebuah alamat di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih Toolbar|Address. Klik ganda untuk membuka dan menutupnya.
45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My Computer. Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties. Pada Target area, setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e, /select, C:\ dan klik OK.
46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas Start Menu, klik kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start Menu.
47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To, drag shortcut-nya ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.
48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo kemudian klik OK.
49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document di Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan buka tab Advanced kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang muncul di My Recent Documents, disable option List my most recently opened documents. –> STEP BY STEP
50. Fast User Switching Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara user lain login. 1. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan pilih User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan enable Use Fast User Switching. 2. Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable, masuk ke registry di direktori HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersi on\Winlogon. 3. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value. Beri nama KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.
51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik Start|Run, kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent. Pengaturan Multiple User
52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del, kemudian pada window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan nama user yang hendak dipakai dan klik tombol Connect.
53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer Anda. Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On the Guest Account.
54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum melakukan perubahan yang berimbas pada performa komputer.
55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System. Masuk dalam tab Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot profile yang hendak dicopy, kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi penyimpanan profile. Untuk mengubah permission, klik tombol Change.
56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat keamanan. Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih option Change the way user log on or off serta disable Welcome screen.
57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa dibuka orang lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My Documents\Other Places area.
58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama tidak digunakan login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak melakukan hal tersebut. Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2 dan Enter. Buka tab Advanced dan pilih Advanced user management, klik tombol Advanced dan pilih Local Users and Groups. Klik kanan nama user dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option Password never expires.
59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang berbeda. Hal ini penting untuk mempermudah pencarian file.
60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat kehilangan password. Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account. Pilih account Anda dan pilih Prevent a forgotten password untuk memulai wizard. Pengaturan File dan Folder
61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area kosong pada desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan drag and drop file yang hendak dikompres dalam folder tersebut.
62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya, buka menu File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi untuk konfirmasi.
63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara drag and drop file yang hendak dikompres ke dalamnya.
64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files untuk mengompresi file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas harddisk bisa dihemat.
65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition dengan mengklik kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan klik Advanced. Aktifkan option Encrypt contents to secure data.
66. Cara termudah mengubah nama file atau folder adalah dengan memilihnya, kemudian menekan tombol F2.
67. Supaya Anda bisa berpindah antar folder dengan cepat, terutama pada folder-folder yang sering dibuka, buatlah shortcut untuk setiap folder yang sering diakses.
68. Reset file association dengan cara menhakan tombol Shift saat mengklik kanan sebuah file. Pilih Open With… Pilih program yang hendak Anda gunakan untuk membuka file tersebut dan enable option Open use the selected program to open this kind of file. Kemudian klik OK.
69. Sesuaikan kapasitas penyimpanan file musik dengan cara membuka Windows Media Player dan memilih menu Tools|Options. Buka tab Copy Music dan sesuaikan ukuran kapasitas dengan menggeser slider.
70. Jika Anda menyimpan semua dokumen dalam folder My Documents, maka semua file tersebut lebih mudah di-back-up serta tidak terpengaruh system restore.
71. Jika sebuah file hasil copy dari CD tidak dapat diakses, maka hilangkan atribut Read only. Caranya, klik kanan file tersebut dan pilih Properties. Hilangkan tanda centang pada option Read only.
72. Aturlah tampilan setiap folder dengan mengklik kanan folder tersebut pada My Computer. Pilih Properties dan klik Customize. Pilih template yang tersedia atau pilih gambar sesuai dengan keinginan Anda. Klik OK untuk menyimpan hasil setting.
73. Anda bisa me-rename beberapa file sekaligus yang memiliki karakter sama dalam folder yang sama juga. Misalnya kumpulan foto atau image. Caranya, pilih semua file yang hendak di-rename, klik kanan file pertama dan klik Rename. Beri nama,misalnya Koleksi.JPG, maka semua file yang lain akan berubah namanya menjadi Koleksi (1).JPG, Koleksi (2).JPG, dan seterusnya. –> STEP BY STEP
74. Mengirim Faks Tahukah Anda, bahwa Windows XP memiliki tool untuk mengirim dan menerima faks? 1. Buka Control Panel, pilih Add/Remove Program dan klik Add/Remove Windows Component. Enable Fax Services dan klik Next. 2. Klik Start|All Programs|Accessories|Communication|Fax|Fax Console untuk menjalankan Fax Configuration Wizard. Atur semua setting, termasuk nomor faks dan modem yang digunakan serta pengaturan incoming fax. 3. Buat semua faks dari Fax Console. Periksa semua isi sebelum dikirim, termasuk setting dan sebagainya. Mengatur Kualitas Cetak
75. Anda bisa mencetak beberapa foto bersamaan, sekaligus mengatur layout serta option lainnya dengan cara mudah. Pertama, buka file-file foto dalam folder My Pictures, kemudian pilih menu File |Print. Akan muncul Photo Printing Wizard. Atur printer yang hendak digunakan dan layout yang akan dipakai. Beberapa printer memungkinkan mencetak beberapa foto dalam satu kertas.
76. Daripada harus mengatur setting printer setiap kali menggunakannya, buatlah copy printer Anda. Atur masing-masing dengan option berbeda sesuai yang Anda butuhkan.
77. Anda bisa menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard, namun bisa digunakan dalam Windows dengan fitur Character Map. Untuk membukanya, Anda bisa menemukan di Start|All Programs|Accessories|System Toolss|Character Map. Atau ketik “charmap” tanpa tanda petik di Start|Run.
78. Untuk meng-capture sebuah adegan di file movie menjadi sebuah image, putarlah film tersebut dan tekan tombol Stop saat adegan yang diinginkan. Klik Take Picture, simpan di folder Anda dan beri nama. Memunculkan Penampakan Fitur Tersembunyi
79. Anda tertarik dengan musik pembuka Windows yang orisinal? Temukan file-nya di \windows\oobe\system32\images\tittle.wma.
80. Ada dua edisi Windows Plus! yang beredar, yakni Microsoft Plus! for Windows dan Digital Media Edition (DME). Simak www.microsoft.com/windows/plus/PlusHome.asp dan coba versi trial DME.
81. Ketikkan “iexpress” tanpa tanda petik pada kotak dialog Start|Run. Anda akan menemukan sebuah utility untuk mengompres dan membuat file self extraction.
82. Anda akan menemukan beberapa tool yang kurang populer, namun punya kelebihan luar biasa. Tool-tool tersebut bisa ditemui di folder support\tools dalam CD instalasi Windows XP. Gunakan program suptools.msi untuk menginstalasi tool-tool tersebut dalam komputer Anda.
83. Ada banyak wizard atau stepby-step di Windows. Untuk mengetahui wizard apa saja, buka Help and Support dan ketikkan “Wizard” tanpa tanda petik pada kolom pencarian. Windows akan memunculkan daftar wizard yang tersedia. Anda tinggal memilihnya.
84. Untuk membuat karakter sendiri, klik Start|Run dan ketikkan Eudcedit. Buat sesuai keinginan Anda, asalakan masih dalam ukuran 64×64 grid. Simpan dengan memilih menu Edit|Save Character.
85. Untuk meletakkan karakter dalam Character Map ke dalam dokumen, Anda cukup membuka Character Map dan memilih karakter tersebut. Kemudian Anda tinggal mengcopy dan paste-nya ke dalam dokumen Anda. Menghias Desktop
86. Anda bisa mengatur pointer mouse sesuai keinginan dengan membuka tab Pointer dalam menu Mouse di Control Panel. Klik Browse untuk mencari pointer yang sesuai keinginan Anda.
87. Untuk menampilkan daftar dokumen yang terakhir diakses di Start Menu pada Windows XP Home Edition, klik kanan pada tombol Start dan pilih Properties. Klik Customize, buka tab Advanced dan enable option List my most recently opened documents.
88. Jika Anda ingin agar tampilan Windows Explorer terbuka penuh hingga menutupi taskbar, tekan tombol F11.
89. Anda bisa membuat shortcut key atau penekanan tombol tertentu untuk mengakses sebuah program. Caranya, klik kanan icon program tersebut dan pilih Properties. Buka tab Shortcut dan tentukan tombol mana yang Anda gunakan untuk mengakses program tersebut. Secara otomatis Windows akan menambahkan tombol Ctrl+Alt+ pilihan Anda sebagai shortcut key.
90. Urutkan secara alfabet, semua program yang ada di Start Menu untuk memudahkan pengaksesan. Caranya, klik Start|All Programs, klik kanan salah satu program yang ada dan pilih Sort by Name.
91. Munculkan penampakan icon indikator koneksi broadband atau dial-up pada system tray untuk mempermudah kontrol. Caranya, buka My Network Places, pilih View Networks Connections, klik kanan koneksi yang Anda gunakan dan pilih Properties. Ubah option Show icon in notofication area when connected menjadi enable.
92. Anda bisa mengedit Start Menu sesuai dengan kebutuhan. Baik menambah, mengurangi, atau bahkan mengubah namanya. Caranya, klik kanan Start dan pilih Open atau Open All Users. Atur setiap shortcut yang tersedia sesuai kebutuhan.
93. Anda bisa membuka beberapa program secara bersamaan dengan menekan tombol Shift, sementara mengklik program yang ada dalam Start Menu.
94. Untuk menghilangkan nama icon pada desktop, klik kanan icon tersebut, dan pilih Rename. Tekan tombol Alt dan numeric key 255. Kemudan tekan Enter.
95. Anda bisa menghilangkan tanda panah pada icon shortcut di desktop. Caranya, masuk ke registry editor dengan mengetik “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Start|Run. Masuk ke dalam direktori HKEY_CLASSES_ROOT\Lnkfile. Hapus value IsShortcut. 85 –> TOP TIPS !
96. Daftar Shortcut Berikut ini beberapa shortcut yang paling banyak digunakan saat bekerja sehari-hari menggunakan Windows. [Windows] + [L] Lock komputer [Windows] + [U] Menampilkan Utility Manager
* [Windows] + [R] Menampilkan Run
* [Windows] + [F] Menampilkan window pencarian
* [Windows] + [E] Membuka My Computer
* [Windows] + [D] Mematikan atau mengaktifkan Toggle Desktop
* [Windows] + [M] Minimize semua window
* [Windows] + [Shift] + [M] Restore semua window yang di-minimize
* [Windows] + [Ctrl] + [F] Mencari komputer dalam jaringan
* [Windows] + [F1] Menampilkan halaman Help
* [Windows] + [Break] Memunculkan window System Properties
* [Windows] + [Tab] Scroll tombol di Taskbar Jika Anda menggunakan keyboard lama yang tidak dilengkapi dengan tombol Windows, gunakan paduan tombol Ctrl + Esc.
97. Anda bisa meng-enable atau disable grouping beberapa file dalam satu program. Caranya, klik kanan taskbar dan pilih Properties. Beri atau hilangkan tanda centang pada option Groups similar taskbar button.
98. Anda bisa menghilangkan atau menampilkan icon di desktop dengan mengklik kanan desktop dan memilih Arrange Icons By|Show Desktop Icons.
99. Anda bisa membuat custom toolbar dengan mengklik kanan taskbar, memilih Toolbars|New Toolbar. Atur sesuai dengan keinginan Anda, misalnya menjadikan My Documents sebagai toolbar di taskbar supaya mudah dan cepat diakses.
100. Klik kanan Start Menu, pilih Properties, jika tidak menggunakan Classic Start Menu, klik Customize dan buka tab Advanced. Ada beberapa munu yang bisa diaktifkan dengan memberi tanda centang pada option yang ada. Mulai dari Scroll Programs hingga memunculkan penampakan beberapa fitur dalam Start Menu.
101. Anda bisa membuka sebuah situs tanpa membuka browser terlebih dahulu. Caranya, ketikkan alamat lengkap situs yang hendak dibuka di kotak dialog Start|Run. Misalnya www.pcmedia.co.id. Kemudian tekan Enter.
102. Di setiap menu dalam Windows terdapat huruf yang bergaris bawah sebagai patokan penggunaan navigasi keyboard. Misalnya menu File bisa dibuka dengan menekan tombol Alt+F. Anda bisa menonaktifkan atau mengaktifkan fitur yang ditandai dengan garis bawah ini. Caranya, klik kanan area kosong di desktop. Kemudian buka tab Appereance, dan klik tombol effects. Atur tanda centang pada option Hide underlined letter for keyboard navigation until I press the [Alt] key.
103. Atur supaya komputer mengeluarkan suara peringatan saat tombol Caps Lock, Num Lock atau Scroll Lock diaktifkan. Caranya, Buka Control Panel, masuk dalam Accessibility Option. Buka tab Keyboard dan enable option Use Toggle-Keys.
104. Untuk meng-enable Hibernate dalam Windows XP saat menekan Turn Off di Start Menu, tahan tombol Shift. Maka tombol Stand by pada kotak dialog Shut Down akan berubah menjadi Hibernate.
105. Jika hardware Anda support Hibernate, aktifkan segera fitur ini. Caranya, buka Control Panel dan buka Power Options. Klik tab Hibernate dan beri tanda centang pada option Enable Hibernate. Jika hardware Anda tidak support Hibernate, tab ini tidak bisa ditemui. Memperbaiki Kinerja Komputer
106. Tambah kecepatan komputer Anda dengan menghilangkan penampakan yang bagus namun memakan banyak waktu, yakni animasi. Caranya, buka Control Panel, dan klik ganda System. Klik tab Advanced dan tekan tombol Performance Settings. Kemudian enable option Adjust for the best performance.
107. Untuk mengurangi waktu booting yang terasa lama, atur di BIOS agar booting dimulai dari harddisk baru kemudian CD atau floppy drive pada pilihan berikutnya.
108. Atur supaya Windows hanya akan me-load program yang dibutuhkan saja saat mulai berjalan supaya waktu loading lebih cepat dan kerja komputer lebih ringan. Ketikkan “msconfig” tanpa tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Pada tab General, pilih option Selective Startup, kemudian buka tab Startup dan nonaktifkan semua program yang tidak perlu.
109. Anda bisa memonitor penggunaan processor dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del untuk membuka Task Manager. Kemudian minimize window tersebut, Anda akan melihat grafik penggunaan kapasitas processor di system tray.
110. Untuk meningkatkan kecepatan menyimpan data di USB ZIP drive, buka My Computer dan klik kanan drive ZIP tersebut. Pilih Properties, buka tab Hardware klik Properties, kemudian buka tab Policies dan aktifkan option Optimize for Performance.
111. Untuk mempercepat tampilan Start Menu, buka Registry Editor (ketikkan “regedit” tanpa tanda petik di kotak dialog Run). Masuk dalam direktori HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop. Klik ganda value yang bernama MenuShowDelay, ganti angka yang ada menjadi 100. Dengan cara ini, maka delay tampilan Start Menu semakin singkat.
112. Ada cara cepat mematikan komputer. Tekan tombol Ctrl+Alt+Del, pada windows Task Manager yang muncul, tekan menu Shut Down dan tahan tombol Ctrl saat mengklik Turn Off. Pastikan dulu semua dokumen telah di-save.
113. Anda bisa melihat grafis yang menampilkan performance komputer berdasarkan beberapa indikator. Misalnya penggunaan processor, memory, dan lain sebagainya. Caranya, buka Control Panel dan klik ganda Administrative Tools. Buka fitur Performance.
114. Anda juga bisa menambahkan beberapa indikator lain dalam fitur Performance (di nomer 13) dengan mengklik icon + dan memilih indikator baru apa saja yang hendak ditampilkan.
115. Anda bisa menggabungkan sebuah file registry atau .reg ke dalam registry Windows Anda, dengan mengklik ganda file tersebut. Untuk mengetahui fungsinya, buka dengan notepad.
116. Jika Anda menggunakan RAM sebesar 512 MB, atur agar Windows tidak membuat paging ke disk agar performance komputer semakin meningkat. Caranya, buka Registry Editor dan masuk dalam direktory HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM|Current ControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement. Ubah value DisablePagingExecutive menjadi 1.
117. Gunakan Bootcfg.exe untuk mengedit boot.ini Windows XP. Caranya, ketikkan “cmd” tanpa tanda petik dalam kotak dialog Run untuk masuk dalam DOS Prompt, dan ketikkan bootcfg: /? setelah muncul prompt untuk memperoleh informasi mengenai fitur dalam program ini.
118. Untuk memilih operating system dalam yang digunakan dalam sebuah komputer yang memiliki partisi drive, buka Control Panel, masuk dalam System kemudian buka tab Advanced. Klik tombol Startup and Recovery Setting kemudian Edit.
119. Gunakan utility klasik chkdsk untuk men-scan harddisk dan memperbaiki error yang ditemui. Caranya, klik Start |Run dan ketikkan “chkdsk c:/f” tanpa tanda petik untuk men-scan dan memperbaiki drive C. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang fitur dalam chkdsk, ketikkan “chkdsk /?”.
120. Anda bisa melewati Scanner and Camera Wizard saat memasang kamera digital. Untuk mengaksesnya, gunakan Windows Explorer atau My Computer. Kamera digital Anda akan tampil sebagai drive.
121. Ada utility dalam Windows XP Pro Edition yang jarang digunakan, yakni gpedit. Jalankan utility ini dengan mengetikkan “gpedit.msc” tanpa tanda petik di kotak dialog Run dan tekan Enter. Utility ini bisa digunakan untuk setiap tool dan komponen yang ada di Windows. Coba satu per satu setting yang Anda inginkan kemudian perhatikan hasilnya.
-> STEP BY STEP
122 .Mengatur Jadwal Perawatan Daripada bersusah payah membersihkan sampah di Windows, atur agar Windows membersihkan dirinya sendiri secara berkala dengan Schedule Task.
1. Untuk mengatur jadwal perawatan Windows secara berkala, buka Control Panel, klik ganda Scheduled Tasks. Tambahkan Scheduled Task melalui wizard. Klik Next untuk masuk dalam list berisi program yang bisa dijadwalkan.
2. Jika tool yang hendak Anda jadwalkan tidak tertera pada list, klik Browse dan arahkan ke folder tempat tool yang Anda maksud berada. Kebanyakan tool Windows berada dalam folder Windows\system32. Pilih salah satu dan klik Open. 3. Ketik nama task tersebut dan tentukan tingkat keseringan atau frekuensi jadwal program tersebut. Klik Next, atur setting lain yang diperlukan dan tambahkan username beserta password untuk mengamankan Schedule Task.
123. Gunakan utility gratis PowerToys dari www.microsoft.com/windowsxp/home/downloads/powertoys.asp yang sangat berguna. PowerToys sendiri terdiri dari beberapa program, di antaranya Open Command Window Here, Alt-Tab Replacement, Tweak UI, Power Calculator, Image Resizer, CD Slide Show Generator, Virtual Desktop Manager,Taskbar Magnifier, HTML Slide Show Wizard, dan Webcam Timershot.
124. Windows Anda bisa memperoleh tambahan kecepatan jika Indexing Service dinonaktifkan. Caranya mudah, buka Administrative Tools di Control Panel, pilih Services dan disable Indexing Service.
125. Kembangkan kapasitas harddisk dengan menggunakan Disk Cleanup. Buka My Computer, klik kanan drive yang ada dan pilih Properties. Buka tab General dan klik tombol Disk Cleanup. Bersihkan semua file sampah tersebut, termasuk mengosongkan isi Recycle Bin dari semua data yang sudah tidak digunakan lagi.
126. Hilangkan semua shortcut di folder Startup dalam Start Menu. Sebab, program yang memiliki shortcut dalam folder ini secara otomatis akan dieksekusi saat kali pertama Windows dijalankan.
127. Periksa setting messenger yang ada dalam komputer Anda, karena hampir setiap messenger akan me-load dirinya sendiri secara otomatis setiap kali Windows dijalankan. Usahakan agar option Automatically Login atau Load at Windows Start tidak aktif.
128. Anda bisa mengakses setiap program secara langsung dengan mengetikkan nama programnya di kotak dialog Run. Misalnya calc untuk kalkulator, winword untuk Microsoft Word, dan lain sebagainya. Troubleshooting Sederhana
129. Jika saat defrag tiba-tiba komputer berhenti, restart dan masuk dalam Safe Mode dengan menekan tombol F8 sesaat sebelum Windows mulai berjalan. Defrag lagi harddisk Anda dari mode ini.
130. Cari tahu apakah drive Anda FAT atau NTFS dengan mengklik kanan drive tersebut dan memilih Properties kemudian masuk ke tab General. Baca detail file system pada kotak dialog yang muncul.
131. Ubah sebuah drive dalam format FAT menjadi NTFS melalui DOS dengan perintah convert c:/FS:NTFS. Masuklah dalam registry editor dan buka direktori HKEY_USERS\DEFAULT\Control Panel\Desktop dan buat value dalam AutoEndTask dengan nilai 1.
133. Jika saat menginstal sebuah driver baru komputer hang, restore komputer ke konfigurasi sebelumnya. Caranya, restart komputer dan tekan F8 untuk masuk ke Safe Mode dan pilih option Last Known Good Configuration.
134. Gunakan Event Viewer untuk melacak aplikasi yang error. Caranya, klik kanan My Computer, pilih Manage dan klik event Viewer. Klik ganda setiap aplikasi atau system yang menunjukkan error untuk melihat informasi kesalahan.
135. Ada cara paling tepat untuk mengatur ketepatan jam di komputer. Klik ganda jam di sebelah kanan bawah layar atau di system tray, pilih tab Internet Time. Aktifkan option Automatically synchronize with an Internet time server. Pilih server yang tersedia dan klik Update Now! Tip dan Trik Spesial untuk Windows 98 dan ME
136. Back-up setting dial-up dengan cara men-drag and drop file koneksi di folder Dial Up Networking ke sebuah floppy drive. File back-up akan disimpan dalam ekstensi.dun.
137. Cara cepat restart, tekan Start|Shut Down|Restart, sementara klik OK, tahan tombol Shift.
138. Gunakan Tweak UI khusus Windows 98 dari www.microsoft.com/ntworkstation/downloads/powertoys/networking/nttweakui.asp. Setelah instalasi selesai, buka Tweak UI melalui Control Panel.
139. Gunakan tombol F3 untuk membuka fitur Find saat berada di Windows Explorer atau desktop.
140. Atur koneksi dial-up dengan Telephony Location Manager. Fitur Telephony Location Manager ini akan membantu Anda mengoptimalkan koneksi dial-up. Caranya, klik Start|Run dan ketikkan “tlocmgr” tanpa tanda kutip.
141. Jika komputer Anda tidak bisa di-set Dalam mode standby atau suspended, maka perbaiki dengan Pmtshoot dari http://support.microsoft.com/?kbid=185949.
142. Selalu back-up registry sebelum melakukan perubahan di dalamnya. Caranya, gunakan Registry Checker yang bisa ditemui di Start|Programs| Accessories|System Tools|Tools.
143. Buat sebuah disket bootable untuk Windows 98 dengan cara memformatnya menggunakan system files. Kemudian copy file c:\windows\command\scanreg.exe dan c:\windows\himem.sys ke dalam disket tersebut. Jangan lupa, edit file config.sys yang berada di disket dengan memberi tambahan baris “device =a:\himem.sys” tanpa tanda kutip.
144. Untuk me-restore registry saat komputer tidak mau berjalan, coba booting dengan boot disk. Kemudian masuk ke drive C:\ dan ketikkan “scanreg\restore”, tanpa tanda kutip. Ikuti angkah-langkahnya hingga selesai. Kemudian keluar dari DOS.
145. Tambahkan shortcut Control Panel ke Start Menu dengan mengklik kanan tombol Start dan klik Open. Kemudian klik kanan di area kosong, pilih New|Folder. Isikan “Control Panel. {21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}” tanpa tanda kutip dan tekan Enter.
146. Anda bisa menghilangkan kotak dialog password yang muncul kali pertama sebelum masuk dalam Windows. Caranya, masuk ke Control Panel, buka Password dan buka tab Change Password. Isi kolom password lama dengan password yang Anda miliki, dan kosongkan kolom new password. Setelah itu, klik tab User Profiles dan enable option All users of this PC use the same preferences and desktop settings. Perubahan ini akan berjalan setelah Windows di-restart.
147. Untuk membatalkan perintah Print, buka icon Printer di system tray dengan mengklik ganda. Kemudian sorot file yang sedang di-print pada Window Printer dan klik kanan kemudian Cancel.
148. Temukan tool-tool under DOS yang masih layak dipergunakan dalam folder tools\MSDOS di CD Instalasi Windows 98.
149. Jika Windows 98 atau Me berjalan lambat, periksa memory. Caranya, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Buka tab Performance dan lihat System Resource. Jika mencapai 80 persen, restart komputer. Ingat, tutup semua program sebelum melihat System Resource.
150. Gunakan Sysedit untuk mengedit file-file system. Misalnya Autoexec.bat dan sebagainya. Ketikkan “sysedit” di kotak dialog Run tanpa diberi tanda petik. SEKIAN 150 tip trik pada windows yang bisa saya berikan pada anda. Jika anda berminat untuk memiliki EBOOK 150 tip dan trik dasar windows yang sama dengan diatas ini, anda bisa men-downloadnya melalui link dibawah ini:
http://www.ziddu.com/download/3008259/150trikandtipsdasarwindows.pdf.html
9 Tips untuk Mempercepat Kerja Windows 7
9 Tips untuk Mempercepat Kerja Windows 7
Sistem operasi baru Microsoft – Windows 7 adalah diberikan dengan kata “mengesankan” oleh massa, tetapi masih terdapat keluhan dari pengadopsi awal di web. Setelah menghabiskan waktu dengan membaca di forum dan komunitas yang penuh dengan diskusi tentang Windows 7, ditemukan bahwa Windows 7 dapat dengan mudah bekerja lambat karena berbagai masalah seperti pendahulunya, Windows XP atau Vista.
Untuk menikmati dikompromikan non-fitur Windows 7 dan menjaga kesegaran yang selama mungkin, Anda dapat mencoba 9 tips untuk mempercepat kinerja Windows 7, dan menghemat waktu Anda, uang serta mendapatkan kendali penuh atas PC Anda
1. Hard Disk Cleanup
Windows file-file sementara, internet cache, cookie, tidak sah dan tidak digunakan, pintas file dan program yang dapat memakan banyak ruang pada hard disk. Apalagi Anda baru saja mengupgrade ke Windows 7, file sampah tersebut dapat segera terkumpul dan memakan ruang hard disk. Jadi biasa disk cleanup, dab harus menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari Anda agar Windows 7 tetap berjalan cepat.
Windows 7, seperti pendahulunya, memiliki built-in program Pembersihan Disk, Anda dapat menemukannya di Start> Accessaries> System Tools> Disk Cleanup. Tapi ini built-in alat membutuhkan waktu cukup lama untuk memindai hard disk dan mampu membersihkan file sampah yang sangat terbatas. Jadi diperlukan software disk cleaner dianjurkan untuk menghemat waktu Anda dan melakukan pekerjaan pembersihan disk yang lebih lengkap.
2. Boost Windows 7 Boot Speed
Semakin banyak program dijalankan secara otomatis saat Anda memulai komputer Anda, semakin lambat PC anda boot. Seringkali ketika Anda menginstal sebuah program, anda akan ditanyakan apakah harus dimulai segera setelah anda boot up komputer Anda, tetapi beberapa program berbahaya dengan menambahkan sendiri boot otomatis folder tanpa izin Anda.
Buka Run, masukan “msconfig”, kemudian pilih “Boot“, Anda akan melihat daftar program di Boot-otomatis folder. Anda dapat mengatur start-up di situ.
3. Defrag Hard Disk
Bila Hard drive anda tidak di fragmentasi dengan waktu yang lama, secara dramatis melambat Windows bekerja. Microsoft OS termasuk Windows 7 menyediakan built-in Disk Defragmenter tool, yang memungkinkan Anda menghapus patch kosong, pak potongan-potongan file bersama-sama, dan dengan demikian menempati lokasi penyimpanan contiguous, meningkatkan kecepatan membaca dan menulis file ke / dari hard disk. Frequency: disk defragmentasi harus dilakukan setiap dua atau tiga bulan, karena sering defragmentasi disk dapat mengurangi daya tahan hard disk.
4. Scan & Repair Registry
Registry adalah database utama Windows yang menyimpan informasi dan pengaturan yang diperlukan untuk perangkat lunak dan perangkat keras yang berjalan lancar. Bahkan bila Anda menguninstall sebuah program, informasi masing-masing disimpan di sana. Windows registry dapat penuh dengan kesalahan yang menyebabkan sistem utama rusak, pesan kesalahan, membeku dan memperlambatan kerja komputer. Anda akan heran ketika Anda melihat berapa banyak kesalahan ada di registri Anda.
Microsoft menyarankan orang untuk mengubah secara manual system registri, karena setiap operasi tidak layak untuk registri dapat menyebabkan kerusakan serius. Daripada mengambil risiko, dengan menggunakan software registri yang aman dan bersih / pengoptimasi mungkin akan lebih baik.
5. Defragment Windows 7 Registry
Sama seperti kebutuhan hard drive defrag, kebutuhan registri juga. Registry defrag adalah untuk menghapus dan menciptakan fragmentations registri linear, yang dapat mempercepat akses dan program registri respon. Beberapa program defrag registri Anda juga kompak untuk ukuran yang lebih kecil, sehingga dapat mengambil sedikit memory dan memberikan ruang bagi program-program lain berjalan cepat. Ada defrag registri gratis perangkat lunak yang dapat dengan aman defrag registri dalam dua menit untuk sebagian besar sistem Windows.
6. Uninstall Programs Yang Tidak Digunakan
Menguninstall program-program yang jarang Anda gunakan adalah lebih baik daripada hanya menghapusnya dari hard drive anda, Karena mendelete folder program secara sederhana dapat menyebabkan Windows error. Beberapa program memiliki built-in uninstall app sementara yang lainnya tidak. Maka Anda dapat menjalankan control panel untuk menguninstall program. Bagi mereka program-program berbahaya yang tidak memungkinkan Anda untuk menghapus penginstalan, Anda dapat menggunakan pihak ketiga uninstall manager (dikenal sebagai Wondershare dibangun pada Registry Optimizer) untuk menyingkirkan mereka.
7. Update Anti-Spyware Program
Gunakan program antivirus untuk melindungi komputer Anda dari serangan spyware, virus, trojan dan malware lainnya, dan secara teratur memperbarui program. Jika spyware removal atau anti-virus menawarkan opsi update otomatis, maka itu bagus. Jika tidak, Anda akan lebih baik memperbaruinya secara manual.
Karena terdapat banyak jenis dan variasi dari virus, spyware yang dapat menginfeksi komputer Anda dan merevisi pengaturan sistem anda, pembaruan rutin untuk memastikan bahwa Anda memiliki ancaman terbaru dan teratur memindai tanda tangan untuk mengamankan komputer Anda. Wondershare Spyware Removal sekarang gratis selama enam bulan, bahwa Anda bisa mendapatkan kode registrasi gratis segera setelah Anda mengirimkan alamat email Anda. Dengan kode registrasi itu Anda dapat memperbarui & mendapatkan dukungan teknis tidak terbatas selama 6 bulan, setelah itu Anda dapat memperbaruinya dengan biaya 50%.
8. Meningkatkan Kinerja oleh Registry Untuk Menyesuaikan Parameter
Langkah ini untuk mengubah parameter registri yang dirancang untuk meningkatkan kinerja sistem Windows 7, seperti akan diakhiri secara otomatis tergantung aplikasi, mengoptimalkan koneksi internet, mempercepat loading halaman web, mempercepat Windows shutdown, dll
Ada banyak online tips berbicara tentang bagaimana merevisi registri secara manual pengaturan untuk kinerja sistem yang lebih baik, tapi lebih cocok revisement manual untuk ahli komputer untuk pemula. Pemula telah menggunakan sistem yang lebih baik mengoptimalkan utilitas (dikenal sebagai Wondershare dibangun pada Registry Optimizer) untuk melakukan hal ini dalam satu kali klik mouse.
9. Turn off Part of Win7 Graphics
Windows 7 telah ditambahkan banyak eye candy efek visual, terutama ketika, Anda mengharapkan Windows 7 memiliki kinerja yang lebih baik. Jadi, Anda dapat menonaktifkan beberapa efek visual yang tidak diinginkan Windows 7 untuk menikmati andalan Windows 7 yaitu kecepatan dan kinerja.
Untuk menonaktifkan efek visual yang tidak diinginkan: Klik kanan pada “Computer” dan pilih “Properties” dari menu konteks, klik “Advanced System Settings“, kemudian di bawah “Performance” klik “Settings“. Pilih “Custom:” opsi. Kemudian Anda dapat memilih untuk menyimpan dan efek yang untuk menonaktifkan. Sebenarnya Anda dianjurkan untuk tidak memilih semua pilihan, dan hanya memilih empat pilihan terakhir untuk didaftar.
